Dia juga menyebut aksi kekerasan di Ponpes Daar El-Qolam sudah sering terjadi.
Bahkan, menurut Lini, anak temannya ada yang terkena gangguan mental dan sering sakit-sakitan setelah pulang dari ponpes.
Padahal sebelumnya, anak tersebut baik-baik saja dalam keadaan normal.
(BACA JUGA:Adu Jotos, Santri Daar El-Qolam Tangerang Tewas di Tangan Teman Satu Asrama)
"Dia mengalami perubahan seperti tidak waras dan tidak bisa diajak bicara. Lantaran digebukin oleh para santri di pondok pesantren," tandasnya. (Rikhi Ferdian)