Sebelumnya Ustaz Hilmi Firdausi menjadi menjadi sasaran para buzzer di jagat media sosial soal yayasan kemanusiaan ACT.
Sebagaimana diketahui, ACT menjadi trending di media sosial dengan tagar "Jangan Percaya ACT, Usai Tempo merilis majalah dengan headline bertajuk "Kantong Bocor Dana Umat".
Perilisan Tempo terhadap ACT perihal dugaan penyelewang dana sumbangan yang terkumpul melalui ACT, hingga fasilitas mewah dan gaji fantastis yang diterima para petinggi.
Hilmi Firdausi bersumpah kalau dirinya sama sekali tidak terlibat dalam penyelewengan dana ACT.
(BACA JUGA:IHSG Berpeluang Balik Melemah, GOTO Jadi Salah Satu Saham Rekomendasi Analis Hari Ini)
Ustaz Hilmi mempertegas jika tidak menerima bayaran sedikitpun dari promosi sedekah tersebut.
Pernyataan Hilmi soal ACT tersebut diketahui melalui akun Twitter pribadinya yang terverifikasi bernama @Hilmi28.
"Buat buzzer yang nyerang saya tentan masalah yang terjadi di ACT, ini saya jawab: Demi Allah, 1 rupiah pun saya tidak mengambil dana program sosial yang menggunakan nama saya," tulis Hilmi Firdausi, Senin (4/7/2022).
Hilmi Firdausi meminta untuk melakukan pembenaran terlebih dahulu sebelum melakukan fitnah.
(BACA JUGA:Link Live Streaming Malaysia Masters 2022: Ada Apriyani/Fadia Hingga Ginting vs Kenta)
"Banyak lembaga lain yang mneggunakan nama dan foto saya selain ACT semua gratis. Silakan kroscek langsung dan jangan tebar fitnah dimana-mana," kata Hilmi.
Sebelumnya Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana dalam keterangan resmi di Jakarta Selasa (5/7) mengatakan, masyarakat sebaiknya lebih bijak dalam melakukan donasi.
Ivan menambahkan niat baik ini perlu diperhatikan pemilihan platform dalam menyalurkan donasi baik online, ataupun secara langsung kepada pengelola. Harus diketahui secara benar, tepat dan amanah.
"Adanya indikasi dugaan penyelewengan penggunaan dana yang diterima Ini sudah terendus sejak dari masyarakat dan para pihak lain," ungkap Ivan.
(BACA JUGA:Malaysia Masters 2022: Tatap 16 Besar Usai Kandaskan Goh/Izzuddin, Fajar/Rian Ucap Kalimat Berkelas)