Internasional

Soal Jamaah Haji Furoda Dipulangkan ke Indonesia, Begini Respons Wamenag Zainut Tauhid

fin.co.id - 04/07/2022, 10:00 WIB

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi.

MAKKAH, FIN.CO.ID - Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa'adi sampaikan respons kala soroti jamaah haji furoda yang dipulangkan ke Indonesia.

Zainut Tauhid Sa'adi mengingatkan agar masyarakat selektif dalam memilih biro perjalanan bagi yang ingin berhaji dengan visa mujamalah (non kuota).

"Harapan kami agar betul-betul dilaksanakan oleh travel yang memiliki izin," kata Zainut di Makkah.

"Dan juga punya pengalaman sebagai travel yang tingkat pelayanan baik dan kualitasnya juga memuaskan," sambungnya, Minggu (3/7/2022).

(BACA JUGA: Ukraina Bantah Klaim Jokowi, Natalius Pigai: Bikin Malu!)

Wamenang menuturkan visa mujamalah atau haji furoda sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah Arab Saudi, diharapkan betul-betul diselenggarakan oleh travel yang berizin dan berpengalaman.

Zainut Tauhid Sa'adi mengaku sangat prihatin karena masih terjadi kasus penggunaan visa tidak resmi untuk berhaji.

Sebelumnya pada Kamis (30/6/2022) sebanyak 46 jamaah calon haji visa mujamalah tertahan di imigrasi Arab Saudi setiba di Bandara Jeddah.

Perusahaan yang memberangkatkan jamaah furoda (non-kuota) tidak resmi itu adalah PT Alfatih Indonesia Travel.

(BACA JUGA: 46 Jamaah Haji Furoda Dipulangkan ke Indonesia, Kemenag Ucap Kalimat Ini)

Perusahaan ini beralamat di Bandung, Jawa Barat itu tidak terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag).

Menurut Zainut Tauhid Sa'adi hal itu sebenarnya tidak perlu terjadi jika jamaah cermat dalam memilih biro perjalanan ibadah haji.

"Apakah sudah terdaftar atau tidak, yang terdaftar pun ada kualifikasi apakah boleh selenggarakan ibadah haji khusus atau tidak termasuk juga penyelenggaraan ibadah haji yang memakai visa mujamalah atau furoda," tutur Zainut.

Zainut Tauhid Sa'adi menambahkan untuk memastikan semuanya baik, travelnya termasuk dokumen-dokumen yang disiapkan betul-betul valid.

(BACA JUGA: Perekonomian Indonesia Baik-baik Saja, Tapi 3 Hal Ini Bisa Jadi Tantangan Semester II-2022)

Admin
Penulis