Putin menegaskan Rusia berniat terus memenuhi semua kewajiban kontraktualnya untuk pasokan makanan, pupuk, sumber daya energi, dan barang-barang penting lainnya.
Rusia, lanjut Putin, menganggap penting untuk memulihkan rantai pasokan yang terganggu oleh sanksi ekonomi negara- negara barat.
(BACA JUGA: 'Mission Impossible', Jokowi Temui Vladimir Putin di Kremlin)
(BACA JUGA:Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Ini yang Akan Disampaikan Saat Bertemu Putin dan Zelensky )
Saya telah mengunjungi Ukraina dan bertemu Presiden Zelenskyy. Saya juga telah menemui Presiden Putin di Moskow. Meskipun situasi saat ini masih sangat sulit, namun penyelesaian damai penting untuk terus dikedepankan dan juga ruang-ruang dialog terus dibuka. pic.twitter.com/SfhqWC3BEB
— Joko Widodo (@jokowi) July 1, 2022
Konstitusi Indonesia mengamanatkan untuk berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia. Dalam konteks inilah, saya berkunjung ke Kyiv dan Moskow.⁰ ⁰Situasi saat ini masih sangat sulit, namun penyelesaian damai penting untuk terus dikedepankan dan ruang dialog terus dibuka. pic.twitter.com/MtPkc6rezL
— Joko Widodo (@jokowi) July 1, 2022Saya menghargai Presiden Putin yang menyampaikan jaminan keamanan bagi pasokan pangan dan pupuk dari Ukraina maupun Rusia.
— Joko Widodo (@jokowi) July 1, 2022
Indonesia tidak memiliki kepentingan apapun kecuali ingin melihat perang dapat segera selesai dan rantai pasok pangan, pupuk dan energi segera diperbaiki. pic.twitter.com/GVv2DmeOFbSaya telah bertemu dan berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis sore di Istana Kremlin.
— Joko Widodo (@jokowi) July 1, 2022
Saya telah menyampaikan pesan dari Presiden Zelenskyy untuk Presiden Putin dan menyatakan kesiapan saya untuk menjadi jembatan komunikasi antara dua pemimpin tersebut. pic.twitter.com/lxfQjVYRAH