Pendampingan dan dukungan akan terus diberikan tim ITS hingga pembuatan 27 unit kapal untuk masyarakat Asmat, 12 unit untuk Serui, 10 unit untuk Mamberamo, dan 2 unit untuk Sarmi dapat terselesaikan.
Danu berharap pembuatan kapal bagan, kapal nelayan dan kapal angkut barang sebagai lanjutan program ini dapat selesai sesuai dengan target yang telah direncanakan.
“Semoga proses pembuatan kapal di Universitas Cendrawasih juga berlangsung lancari sehingga dapat selesai dengan tepat waktu,” tutup dosen yang mendapat gelar magisternya di Departemen Teknik Perkapalan ITS ini