Selain proaktif melakukan kampanye pemasaran investasi dan memberikan informasi investasi, juga memfasilitasi misi investasi dari Singapura ke Indonesia, sekaligus mendorong realisasi investasi.
"Sejumlah kluster sumber daya potensial yang dimiliki Indonesia dan menarik minat investasi ke daerah yakni sektor permodalan, transfer of technology, dan pengembangan kapabilitas pengusaha muda nasional," ucap Bagas.
"Kluster usaha ini juga menjadi fokus pemerintah Indonesia saat ini," lanjutnya.
Hal ini menjadi sinyal positif bahwa perekonomian di Indonesia telah berangsur pulih dari pandemi.
(BACA JUGA:Ganjar-Anies Bersaing Ketat, Erick Thohir Kuda Hitam)
Dengan adanya upaya meningkatkan performa pemerintah dalam pelayanan investasi, HIPMI memastikan iklim berinvestasi dan berusaha di Indonesia akan semakin kondusif.
"Untuk itu, segala peluang investasi yang dapat membawa dampak positif bagi tumbuhnya ekonomi di daerah mesti didorong," beber Bagas.
"Peran dan partisipasi ini juga harus dilakukan di sektor swasta, yang berkolaborasi dengan pemerintah untuk menarik sebanyak-banyaknya investor ke Indonesia," tambahnya.
"Ini sudah menjadi komitmen kami di HIPMI untuk membantu pemerintah," pungkas Sekjen BPP HIPMI tersebut.
View this post on Instagram