Kasus Dafa Saputra, Muhammad Fadil, dan Muhammad Hafis yang meninggal pada Sabtu (28/8/2021) dan Minggu (29/8/2021) tersebut, katanya menjadi salah satu prioritas kesatuannya untuk diungkap.
"Kasus ini salah satu fokus kami," ujarnya.
Diketahui tiga bocah kakak beradik dilaporkan meninggal diduga keracunan makanan setelah mendapatkan perawatan medis.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Solok Selatan Tony Hardian mengatakan ketiga korban meninggal setelah sempat mengalami kejang-kejang.
"Ya, ketiga korban meninggal pada Minggu (29/8/2021) dalam waktu kurang dari 24 jam," katanya, Senin, 30 Agustus 2021.
Tony mengaku belum bisa memastikan penyebab kematian ketiga bocah. Kepastiannya tentu setelah dilakukan autopsi.
"Belum bisa dipastikan (karena keracunan). Kita tunggu hasil autopsi. Tetapi ketika sampai di Rumah Sakit, ketiga anak ini mengalami penurunan kesadaran dan kejang-kejang," ucapnya.
Diakuinya, para korban dibawa ke rumah sakit oleh pihak keluarga sehari sebelum meninggal. Berdasarkan hasil laboratorium, sel darah putihnya meningkat dan bakal terpicu infeksi.
"Ketiga bocah tersebut dibawa pulang oleh pihak keluarga usai dinyatakan meninggal. Namun hasil pemeriksaan rumah sakit karena kita tidak autopsi, jadi kita hanya menangani gejala yang diderita," tuturnya.