Regional

Tidak Mengakui Hadis dan Al Qur'an Bahasa Arab, Aliran Mahfudijanto di Jawa Timur Akhirnya Tobat

Kelompok Mahfudijanto menandatangani surat pernyataan yang mengakui jika salah dalam memahami ajaran agama Islam.

Tidak Mengakui Hadis dan Al Qur'an Bahasa Arab, Aliran Mahfudijanto di Jawa Timur Akhirnya Tobat
Mushaf Al-Qur'an. (Pixabay)

Mahfudijanto diduga tidak mengakui hadits dan tidak mengakui Al Qur'an yang memakai bahasa Arab. 

Pihak MUI maupun Mahfudijanto saling serang tentang hukum-hukum Islam dan sama-sama mempertahankan pendapat masing-masing.

(BACA JUGA:Revitalisasi Halte TransJakarta Rp148 M, Pemprov DKI Jakarta Tunjuk Waskita Karya )

Ipda Bambang diminta membantu turun mendatangi rumah Mahfudijanto guna menemukan solusi yang tepat, yaitu dengan cara memberikan asesmen pemahaman syariat Islam yang benar agar tidak menyimpang dari ajaran Syariat Islam Ahli Sunnah Waljamaah.

Pada Kamis (19/5) pukul 09.30 WIB, bertempat di kantor KUA Kecamatan Purwosari kelompok Mahfudijanto menyatakan bertobat.

Berita Terkait