Politisi PDI P: Jakarta Harus Sigap, Hepatitis Misterius Jangan Sampai Makan Korban Lagi
Politisi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth meminta agar Pemprov DKI Jakarta sigap antisipasi penyebaran hepatitis misterius atau akut.
"Termasuk seluruh unsur yang terlibat sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang ada di tengah masyarakat," katanya.
Lalu, Pemprov DKI harus bisa memberikan perlindungan awal bagi masyarakat yang rentan dengan membantu memberikan kesediaan vitamin, dan makanan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, batita, balita, lansia dengan kategori ekonomi lemah.
"Pemprov DKI harus lebih waspada dan berikan upaya perlindungan kepada masyarakat rentan Jakarta seperti memberikan vitamin dan makanan yang bergizi. Dan saya imbau harus disiplin menerapkan PHBS," tuturnya.
Di sisi lain, Kenneth juga berpesan jika masyarakat menemui gejala yang mengarah ke hepatitis pada anak, segera periksa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, agar segera bisa dilakukan observasi dan tindakan.
Selain itu, ia pun meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Jakarta untuk siap dan sigap dalam menangani pasien yang mengalami gejala hepatitis akut tersebut serta segera melaporkan ke Dirjen P2P Kemenkes RI melalui Dinkes DKI Jakarta.
"Saya minta fasilitas kesehatan harus menangani langsung bagi masyarakat yang mempunyai gejala-gejala seperti terjangkit hepatitis, jangan bertele-tele dan mempersulit," katanya.
Sebelumnya, hepatitis akut misterius di dunia yang menyasar anak-anak telah masuk di Indonesia, hingga merenggut nyawa tiga anak usia dua sampai 11 tahun yang dirawat di RSUPN Ciptomangunkusumo Jakarta.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa pihak kementerian dan dinas di daerah tengah melakukan investigasi kontak untuk mengetahui faktor risiko terhadap tiga kasus tersebut.