Dalam pemberitaan tersebut, Gubernur DKI Jakarta dianggap tidak bisa bekerja menurut pengakuan Budayawan Mohamad Sobary.
Hal itu diungkapkan oleh Mohamad Sobary dalam perbincangan pada channel YouTube Refly Harun belum lama ini.
Sobary menuturkan kalau mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Indonesia itu kurang baik diberi tanggung jawab dan saat bekerja.
"Dia (Anies Baswedan) murni anak yang baru lulus sekolah," ungkap Sobary di channel YouTube Refly Harun.
(BACA JUGA:Reaksi Mengagetkan Ketum PSSI Usai Timnas U-23 Dibantai Vietnam, Ada Pesan Khusus Untuk Shin Tae-yong)
Lebih lanjut Sobary membagikan kisah dimasa lalu dimana dirinya dan Gubernur DKI Jakarta itu pernah berada dalam sebuah organisasi.
Saat itu Anies Baswedan masih menjadi bawahannya dan Sobary sebagai atasannya menilai kalau mantan Mendikbud itu tidak bisa bekerja.
"Kalau kita berbicara secara dingin, Anies Baswedan anak buah saya dan tidak pandai bekerja," ucap Sobary.
"Anak buah saya di Partnership for Governance Reform,” tambahnya.
(BACA JUGA:Makin Padat, Antrean di Pelabuhan Bakauheni Mengular)
Diketahui perbincangan Mohamad Sobary dengan Refly Harun tentang Anies Baswedan terjadi empat bulan lalu, tepatnya 25 Desember 2021.
Pada tanggal tersebut video perbincangan Mohamad Sobary dan Refly Harun diunggah dalam channel YouTube Refly Harun.
'MOHAMAD SOBARY: SAYA TIDAK MEMAKI-MAKI ANIES! TAPI SANGAT MEMAKI-MAKI!! | Refly Harun Terbaru' menjadi judul dari video tersebut.
Selain itu video perbincangan Sobary dan Refly Harun saat ini diketahui telah ditonton sebanyak 302.937 ribu orang hingga berita ini tayang.
Indonesia Governance Index digagas th 2007 Pak Anies utk Lembaga Partnership for Governance Reform (PGR) tempat Pak Sobary jd Direktur. Program unggulan PGR smp bertahun2 kemudian, IGI tak dipungkiri legacy Pak Anies. Amnesia yg bilang Anies gak bs kerja. https://t.co/QT353GccXo
— tatak ujiyati (@tatakujiyati) May 5, 2022