Ekonomi

Kewajiban Beli Gas Rusia Pakai Mata Uang Rubel Bikin Uni Eropa Ketar Ketir

Beberapa perusahaan akan masuk jatuh tempo pembayaran gas, jika keinginan Rusia dituruti, mereka khawatir terkena sanksi

Kewajiban Beli Gas Rusia Pakai Mata Uang Rubel Bikin Uni Eropa Ketar Ketir
Ilustrasi - Cadangan Devisa RI akhir Juni naik (pexels-karolina-grabowska)

Namun demikian Komisi Eropa menganggap skema yang dikeluarkan oleh Rusia itu bisa melanggar sanksi Uni Eropa.

Memang tujuan pemerintah Rusia mengeluarkan aturan pembayaran menggunakan Rubel adalah untuk membantu melindungi ekonominya dari dampak sanksi sementara yang diberlakukan oleh negara-negara Uni Eropa.

(BACA JUGA:Sedia Payung dan Mantel, Cuaca Jakarta 3 Mei 2022 Didominasi Hujan Ringan)

Sejak penyerangan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu, negara-negara Uni Eropa ini harus membayar lebih dari USD 47,43 miliar ke Rusia untuk pembayaran minyak dan gas. 

 

Berita Terkait