"Begini, ada lebih dari satu orang yang memakai kaus yang sama, sebagai dobelan," terang Dedek.
"Tentu wajar saja kemudian ada dugaan bahwa itu terorganisir," lanjutnya.
Selain itu Dedek sangat yakin kalau Gubernur DKI Jakarta itu bisa mengusut hal tersebut karena punya sumber daya.
"Kalau emang gak terlibat, usut apa memang diorganisir, siapa yang mengorganisir. Beliau kan punya sumber dayanya," tutur Dedek.
(BACA JUGA:PSI Tuding Anies Bagikan Kaus ke Pemudik, Politisi Demokrat: Ngga Berhenti Untuk Melancarkan Fitnah)
Lalu ada pula netizen lain yang mempertanyakan Anies bagi-bagi kaus dalam bentuk paket ke pemudik.
Dedek pun kembali menjawab pertanyaan netizen dimana dirinya tak masalah dengan gambar yang disajikan.
"Saya gak permasalahkan yang digambar. Buat saya itu cuma distraction aja," ucap Dedek.
Kemudian Dedek menduga kalau video Gubernur DKI Jakarta bagi-bagi paket sengaja disebar secara masif ke publik.
(BACA JUGA:Praveen/Melati Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Asia 2022, Legenda Bulu Tangkis Indonesia Bilang Begini)
"Bahkan mungkin emang disengaja video AB bagi-bagi paket disebar untuk mendistorsi opini. Toh mudah dibantah," ujar Dedek.
"Jangan naif, kalaupun terorganisir, gak mungkin tangan AB langsung yang bagikan," pungkas Dedek.
Sebelumnya Sigit Widodo mempertanyakan perihal fenomena pemudik yang mengenakan kaus 'Anies Presiden Indonesia'.
Sigit merasa kalau mudik yang digelar secara gratis ini menghabiskan APBN DKI Jakarta sebesar Rp13,7 miliar.
(BACA JUGA:Kejuaraan Asia 2022: Bermain Nekat, Cara Anthony Ginting Singkirkan Tunggal Putra Jepang)