Kebijakan tersebut ditetapkan Pemerintah dengan mempertimbangkan kasus penularan COVID-19 di Indonesia terus terkendali dan kebijakan mitigasi memadai.
"Memang mudik kami perbolehkan karena melihat angka-angka kasus harian memang rendah, kasus aktifnya di bawah 20 ribu. Tetapi, apa pun, ada masa transisi yang kita harus hati-hati," ujar Jokowi.
Semangkin jelas kalau Plandemik ini sarat akan kepentingan bisnis, sekarang MASKER pun sudah menjadi barang kebutuhan pokok, eh sialnya @jokowi bebas ga menggunakan masker tapi rakyat dikibuli dengan kata "Transisi Masker".
— Nicho Silalahi ( Nicholas Frans Giskos ) (@Nicho_Silalahi) April 25, 2022
Buset ± 6 bulan lagi mengeruk untung dari Plandemik.
???? pic.twitter.com/df5NgihDz5