Ini 'Dosa-Dosa' Dokter Terawan Sampai Dipecat dari IDI, Apa Aja Sih?
Salah satu alasan pemecatan adalah Terawan belum menyerahkan bukti telah menjalankan sanksi etik sesuai SK MKEK tanggal 12 Februari 2018 hingga saat ini.
Kasus pelanggaran Etika Berat dari dr. Terawan AP sudah diproses sejak tahun 2013. Prosesnya menjadi tidak tuntas karena tidak ada kemauan untuk melakukan klarifikasi dari dokter TAP. pic.twitter.com/0OVYZBiXSp
— Juru Wabah ???????? (@drpriono1) March 26, 2022Proses penilaian Pelanggaran Etika dilanjutkan dengan mendengarkan kesaksian ahli. Penilaian diajukan oleg MKEK IDI Wilayah DKI Jakarta ke @PBIDI . pic.twitter.com/7AzcZbEbKE
— Juru Wabah ???????? (@drpriono1) March 26, 2022Kasus Pelanggaran Etika Berat dokter Terawan cukup panjang. Hasil sidang MKEK pada tgl 8 Feb 2022 disampaikan pada @PBIDI kelanjutan hasil MKEK dan Muktamar IDI tahun 2018. Keputusan MKEK tsb dibahas pd sidang khusus Muktamar IDI XXXI tgl 21-25 Maret 2022. pic.twitter.com/WtCbnUO87k
— Juru Wabah ???????? (@drpriono1) March 26, 2022Sebenarnya Keputusan MKEK sudah final dan wajib dilaksanakan oleh @PBIDI dan Perhimpunan Dokter Spesialis yg terkait, desuai AD-ART IDI. pic.twitter.com/53p735X994
— Juru Wabah ???????? (@drpriono1) March 26, 2022