Pada 6 Januari 2022 lalu, warga desa yang tergabung Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (Gempadewa) melakukan aksi di kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak.
(BACA JUGA:Menkopolhukam: Jangan Terprovokasi Video Pengepungan Desa Wadas, Itu Semua Framing)
Apa sy bilang, isu Wadas itu bkn Krn mereka peduli pd warga tp Krn ingin agar elektabilitas pak Ganjar turun.
— Chusnul Chotimah (@ChusnulCh__) February 11, 2022
Siapa sih yg diuntungkan jika elektabilitas Ganjar turun, ya tuan mereka yg elektabilitasnya nyungsep terus.
Semoga warga desa Wadas sadar jk mereka cuma dimanfaatkan.???? pic.twitter.com/WSe4QtWVty