Ia menegaskan, kepolisian justru melindungi warga yang kontra terhadap proyek tambang dan berlindung di masjid dari kejaran masyarakat yang mendukung pembangunan dilanjutkan.
"Posisi dari polisi membelakangi masjid, ini menunjukkan kami melindungi mereka yang kontra dari kejaran masyarakat yang pro yang pada saat itu berlari mencari perlindungan dalam masjid," kata Ahmad Luthfi dalam keterangan pers yang diterima, Rabu, 9 Februari 2022.
Ia juga membantah adanya penculikan terhadap warga yang hilang. Menurut dia, yang terjadi adalah polisi pada saat itu mengamankan seorang warga yang diduga menyebarkan foto berisikan narasi kebencian.
"Saat diamankan istrinya pun tau, dan yang bersangkutan saat diamankan juga dimintai keterangan dengan perlakuan yang baik. Jadi tidak benar yang bersangkutan diculik," tegas Luthfi.