Meskipun begitu, Buya Yahya melarang orang untuk memfonisnya sebagai pendosa.
"Dia tetap ahli iman, bukan keluar dari iman. Kalau meninggal semoga Allah mengampuni," katanya.
"Yang hidup jangan tiru-tiru dia karena dosanya besar di hadapan Allah, tapi kalau sudah meninggalkan jangan didosa-dosakan juga. Dia juga orang beriman kok" imbuhnya.
"Jangan biasa mencaci maki, mengolok-olok. Ini bicara hukum saja."
"Mohon maaf, Anda yang diuji dengan hal tersebut, bukan berarti saya mencaci Anda tidak, ini bicara hukum," imbuhnya.