JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) menerima sedikitnya 11 laporan masyarakat serta tiga surat tembusan menyangkut perilaku hakim yang menyidangkan perkara kekerasan perempuan dan anak sepanjang Januari hingga November 2021. Sebanyak enam permohonan lainnya meminta KY melakukan pemantauan terhadap jalannya persidangan. "Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak contohnya terkait penelantaran keluarga dan kekerasan dalam rumah tangga," kata Wakil Ketua KY Sukma Violetta dalam konferensi pers, Selasa (21/12). Dari enam permohonan pemantauan persidangan, seluruhnya dilakukan pemantauan baik secara langsung maupun tidak langsung. "KY berharap ada keterlibatan publik secara aktif dengan cara membuat laporan atau permohonan pemantauan atas perkara pertanahan serta perkara terkait perempuan berhadapan dengan hukum (PBH) termasuk kekerasan terhadap perempuan dan anak," pungkas Sukma. (riz/fin)
Sepanjang 2021, KY Pantau 6 Sidang Kekerasan Perempuan dan Anak
fin.co.id - 21/12/2021, 19:45 WIB
Mayoritas masyarakat Kalimantan tersinggung dengan ucapan Edy Mulyadi. Dia menyebut Kalimantan Timur yang menjadi ibu kota negara (IKN) merupakan tempat jin buang anak.
TERKINI
Terpopuler
1
Prancis vs Pantai Gading 1-2, Les Bleus Tersungkur Jelang Piala Dunia 2026
1 hari lalu
2
Klasemen Sementara Moto3 2026: Veda Ega Pratama Tembus Posisi Keempat
1 hari lalu
3
Sengketa Honorarium Berujung Pidana, Kasus Togar Situmorang! Dinilai Picu Polemik Perlindungan Hukum Profesi Advokat
2 hari lalu
4
Immanuel Ebenezer Ingatkan Prabowo: Bulan Juni-Juli Ada Gejolak Besar untuk Gulingkan Pemerintah
1 hari lalu
5
Proses Penangkapan Mantan Petinggi BGN: Kejagung Jemput Paksa Dadan, Lodewyk, dan Sony!
2 hari lalu