News . 13/12/2021, 15:51 WIB
JAKARTA - Pemerintah merencanakan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp991 triliun pada 2022 untuk menutupi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 yang diproyeksikan sebesar Rp898 triliun Hal itu disampaikan Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Riko Amir dalam media briefing Strategi Pembiayaan 2022 secara virtual, Senin (13/12/2021). "Dalam APBN 2022 kita membutuhkan pembiayaan sebesar Rp868 triliun," kata Riko. Seperti yang disepakati pemerintah dan dewan perwakilan rakyat (DPR), defisit APBN 2022 mencapai Rp868 triliun atau 4,85 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Di mana alokasi belanja mencapai Rp2.714,2 triliun dan pendapatan mencapai Rp1.846,1 triliun. "Nanti SBN bruto meliputi penerbitan domestik reguler akan memakan porsi terbesar, yaitu sebanyak 78-83 persen. Selanjutnya SBN valuta asing (valas) 11-14 persen dan SBN ritel 6-8 persen," ujar Riko. BACA JUGA: BI Siapkan Uang Tunai Rp20 Triliun untuk Nataru Tahun ini, besaran utang diperkirakan mencapai 41,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Tahun depan rasio utang terhadap PDB diperkirakan mencapai 43,41 persen terhadap PDB. "Tapi kita harapkan rasio utang kita bisa mengecil lagi karena harapan kita PDB kita akan terus bertumbuh tahun depan," ungkap Riko. DJPPR memiliki strategi jitu dalam penarikan utang, yaitu oportunistik dengan merealisasikan penerbitan lebih besar pada saat kondisi pasar memungkinkan. Kemudian fleksibel yang artinya berubah sesuai dengan kondisi dan menjaga kehati-hatian dengan mempertimbangkan risiko jangka pendek maupun panjang. Sederet kebijakan SBN yang akan dijalankan pemerintah yaitu optimalisasi SBN rupiah tenor menengah panjang. SBN valas kini diposisikan sebagai pelengkap, untuk menghindari crowding effect dengan tetap memperhatikan cost of fund yang menarik. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dalam pemenuhan target SBN. (git/fin)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id