News . 22/11/2021, 06:48 WIB
JAKARTA - PT Ashmore Asset Management Indonesia memaparkan, ketika Indonesia menuju ke tahap awal pemulihan ekonomi, kita percaya pada sektor old economy (ekonomi lama), sektor dengan fokus permintaan domestik akan paling diuntungkan pada tahap ini. "Kita telah melupakan sektor ini sejak tahun lalu karena kita percaya pada ekonomi digital (new economy) akan mengalahkan ekonomi lama karena kondisi pandemi," ujar Ashmore dalam Weekly Commentary, dikutip Senin (22/11/2021). Namun, baru-baru ini kita bisa menyaksikan secara global dan domestik, tren yang sama terjadi ketika ekonomi dibuka kembali justru old economy lah yang lebih besar memainkan peran. "Penjualan mobil, penjualan perumahan, penjualan ritel meningkat dengan cepat, membuktikan bahwa ekonomi lama masih memiliki pijakan yang kuat," ungkap Ashmore. BACA JUGA: Airlangga: Industri Berbasis Teknologi dan Digitalisasi Jadi Engine of Growth Baru Kemudian, apakah ekuitas Indonesia jadi pilihan utama investor asing untuk 2022? Indonesia membuka kembali permainan permintaan domestik. Ashmore memperkirakan Indonesia akan menerapkan lebih dari cukup dosis untuk memvaksinasi populasi orang dewasa secara penuh pada 22 Januari, dan 99% dari total populasi pada 22 Maret. "Meningkatnya tingkat vaksinasi seharusnya akan membuka delta pertumbuhan dari permintaan domestik. Pola pemulihan India menawarkan beberapa wawasan menarik tentang hal itu," tulis Ashmore. Indonesia menawarkan lindung nilai inflasi terhadap kekhawatiran stagflasi dari kendala sisi penawaran. Menurut Ashmore, Indonesia adalah salah satu dari dua ekonomi pengekspor komoditas bersih dan karenanya mendapat manfaat dari term-of-trade yang positif karena harga komoditas meningkat. Indonesia memiliki salah satu kisah pertumbuhan struktural terkuat di kawasan dan menawarkan peluang diversifikasi dari China. Demografinya yang ramah dan rasio utangnya yang rendah sangat kontras dengan sebagian besar wilayah Asia lainnya. Ketegangan geopolitik dan Covid telah meningkatkan kebutuhan untuk mendiversifikasi risiko manufaktur dan pembuat kebijakan memanfaatkan ini dengan reformasi struktural yang tepat. (git/fin)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id