Transaksi Harian BEI Sepekan Terakhir Anjlok 2,75 Persen
JAKARTA - Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan terakhir atau periode 11-15 Oktober 2021 mengalami koreksi 2,75 persen menjadi Rp17,45 triliun dari sepekan sebelumnya, yakni Rp17,95 triliun per hari. Kinerja negatif bursa saham selama sepekan juga tercermin pada data rata-rata frekuensi transaksi harian yang anjlok hingga 9,93 persen menjadi 1.444.963 kali transaksi dari pekan sebelumnya yang mencapai 1.604.269 kali transaksi. Bahkan, rata-rata volume transaksi harian di BEI selama sepekan melorot hingga 15,5 persen menjadi 23,38 miliar saham, padahal selama sepekan sebelumnya mencapai 27,67 miliar saham per hari. BACA JUGA: Pelonggaran PPKM, PTM, PON dan Kekhawatiran Gelombang Ketiga Covid-19 Meski demikian, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mampu menguat 2,34 persen ke level 6.633 dari posisi di akhir pekan sebelumnya yang masih berada di bawah level psikologis 6.000 atau tepatnya 6.481. Nilai kapitalisasi pasar BEI pada akhir pekan ini juga tercatat menguat 2,34 persen menjadi Rp8.134,68 triliun dibanding akhir pekan sebelumnya Rp7.948,39 triliun. Pada perdagangan Jumat (15/10/2021), investor asing mencatatkan nilai beli bersih Rp1,5 triliun, sedangkan sepanjang tahun ini Rp33,15 triliun. Sebagaimana diketahui, pada perdagangan akhir pekan kemarin, Jumat (15/10/2021), IHSG bergerak bervariasi dan akhirnya ditutup menguat. Neraca perdagangan RI bulan September yang kembali surplus dan naiknya harga komoditas menjadi sentimen positif bagi IHSG . Selain itu faktor penguatan Wall Street yang didorong kinerja emiten kuartal III yang solid serta klaim pengangguran mingguan yang lebih rendah. Sementara itu aksi ambil untung investor pada saham dengan kapitalisasi terbesar BBCA setelah mengalami kenaikan signifikan menjadi sentimen negatif yang menekan indeks ke zona merah. IHSG ditutup menguat +7 poin (+0,11 persen) pada level 6.633. Sektor properti & real estat dan sektor barang baku yang masing-masing mengalami kenaikan +7 poin (+0,86 persen) dan +8 poin (+0,66 persen) menjadi kontributor terbesar bagi penguatan indeks harga saham gabungan hari ini. Investor asing membukukan pembelian bersih (foreign net buy) sebesar 665 miliar di pasar reguler. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika menguat +43 poin (+0,30 persen) pada level Rp14.075. (git/fin)