News . 08/10/2021, 10:42 WIB
JAKARTA - Kenaikan imbal hasil US Treasury berpotensi menahan laju penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan akhir pekan, Jumat (8/10/2021). Kenaikan imbal hasil obligasi AS itu dalam rangka mengantisipasi rencana tapering yang akan dilakukan Federal Reserve.(The Fed). Mengutip data Bloomberg, pukul 09.10 WIB, kurs rupiah tengah diperdagangkan pada level Rp14.205 per dolar AS. Posisi tersebut menunjukkan penguatan 11 poin atau 0,08 persen apabila dibandingkan dengan posisi penutupan pasar spot pada Kamis sore kemarin (7/10/2021) di level Rp14.216 per dolar AS. Atas dasar itulah Pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra memprediksi penguatan rupiah terhadap dolar AS akan tertahan hari ini. "Penyebabnya adalah kenaikan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS mengantisipasi tapering," kata Ariston dalam hasil risetnya, Jumat (8/10/2021). BACA JUGA: IHSG Berpeluang Menguat Kembali, Cek Saham Rekomendasi Analis Yield atau imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sudah naik ke kisaran 1,59 persen, level tertinggi sejak 17 Juni 2021. Kenaikan yield ini bisa mendorong penguatan dollar AS. "Pelaku pasar menantikan data tenaga kerja AS versi pemerintah, yang akan dirilis malam ini, yang diprediksi lebih bagus dari ekspektasi. Data tenaga kerja menjadi pertimbangan utama Bank Sentral AS, di samping tingkat inflasi, untuk mengubah arah kebijakan moneternya," ujar Ariston. "Namun disisi lain, membaiknya pemulihan ekonomi Indonesia yang didukung cadangan devisa yang besar dan harga komoditas yang tinggi bisa membantu menahan pelemahan nilai tukar rupiah," tambah Ariston. Posisi cadangan devisa Indonesia terus mengalami kenaikan. Bank Indonesia (BI) melaporkan, posisi cadangan devisa pada akhir September 2021 mencapai USD146,9 miliar. Posisi tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Memecahkan rekor sebelumnya pada akhir Agustus 2021 sebesar USD144,8 miliar. (git/fin)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id