News

Ucap Kata Jorok Saat Tampil Live di TV, Husin Shihab Ditegur Presenter Hingga di-bully Netizen

JAKARTA- Ketua Umum Cyber Indonesia Husin Alwi Shihab di-bully habis-habisan oleh warga net. Hal itu lantara dirinya terdengar mengucapkan kata-kata jorok saat tampil live di salah satu televisi swasta baru-baru ini.

Husin Shihab diminta tanggap oleh presenter televisi terkait video viral santri menutup telingan karena dengar musik.

Dalam pemaparannya, Husin Shihab tidak setuju dengan sikap Santri tersebut. Dia bahkan menduga para santri terpapar Islam fanatik, fundamentalis, hingga dikhawatirkan terpapar ajaran HTI dan Khilafah.

“Saya melihatnya, ada juga bahwa dalam arti ada faham-faham yang agak fanatik, dari golongan islam ‘sebelah’, khusunya dari bekas HTI. Ini dalam memahami Islam itu sangat fundamentalis. Sangat fanatik lah,” ujar Husin Alwi dikutip dari YouTube tvOneNews, Kamis (16/9/2021).

Husin Alwi mengatakan, para santri itu tidak perlu sampai harus menutup telingan ketika mendengar musik. Kecuali musik itu bernada jorok yang tak layak didengar.

"Kalau sekedar lagu santai misalnya tentang kehidupan, tentang kecintaan, lagu arab dengan bahasa cinta, itu bukan berarti tutup telinga. Kecuali lagu baratnya itu jorok. Misal ada bahasa kayak fuck, ML atau gimana. Kalau nggak jorok itu…,” ujar Husein Shihab.

Pernyataan itu membuatnya ditegur oleh presenter televisi.

"Maaf pak Husein ini kan sedang live, mungkin lebih sopan dikit (bahasanya)” kata Presenter.

Husein langsung menghaluskan bahasanya dalam penjelasan soal musik dan santri.

Dia mengatakan, jika lagunya jorok, maka dia mendukung para santri untuk menutup telinga.

"Kalau memang lagunya jorok nggak masalah (menutup telingan) saya dukung anak anak tahfis, malah tutup telinganya jangan sampai terkontaminasi dengan bahasa Alquran,” katanya.

Namun jika santri menutup telingan hanya karena mendengar lagu yang biasa, tentang percintaan dan tentang kehidupan, maka Husin menduga, santri ada masalah dalam memahami agama.

Tanggapan Netizen:

Hisun Alwi sempat mengunggah video wawancara itu di akun Twitter-nya, namun dihapusnya setelah mendapat cibiran netizen.

"Kocak……. buat gue yang salah ya TV-nya.. lah orang dengan kapasitas seperti itu diundang jadi nara sumber," sindir Geisz Chalifah.

Berita Terkait