News . 13/09/2021, 22:16 WIB
JAKARTA - Sejumlah skenario telah disiapkan jika status COVID-19 sudah menjadi endemi di Indonesia. Status endemi berlaku jika kasus COVID-19 sudah 1,9 juta dalam kurun setahun.
"Kita memperkirakan kasus setahun 1,9 juta kasus positif. Untuk informasi sekarang kasus di Indonesia sejak Maret 2020 sudah ada 4 juta kasus. Jadi untuk skenario A ini kondisinya membaik terus atau rata dengan kondisi sekarang ada 1,9 juta kasus," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Senin (13/9).
Sementara itu, skenario B digunakan jika kasus COVID mengalami lonjakan. Estimasi kasus di skenario ini adalah 3,9 juta.
"Skenario B jika terjadi lonjakan varian baru mengakibatkan adanya lonjakan kasus, kita mengestimasikan ada 3,9 kasus atau 2 juta kasus lebih tinggi dibandingkan skenario normal," terang Budi.
Meski begitu, Budi menyebut proses testing dan vaksinasi masih akan tetap berjalan meski status sudah endemi. Pihaknya terus mengupayakan proses vaksinasi bisa didapat seluruh kalangan.
"Skenario ini akan mempengaruhi dari testing, perawatan dan isolasi. Tapi dari sisi vaksinasi tidak berubah. Kita akan tetap menjalankan vaksinasi dengan dosis ketiga dan juga vaksinasi yang usia baru masuk ke-12," tuturnya. (rh/fin)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id