News . 08/09/2021, 15:47 WIB
JAKARTA - Pada periode 2020-2021, Juventus dihadapkan dengan situasi finansial yang sulit. Si Nyonya Tua diperkirakan akan mengalami kerugian yang mencapai Rp3,2 triliun!
Efek nyata dari kesulitan finansial itu terlihat dari keputusan klub melepas Cristiano Ronaldo.
Ya, diketahui klub asal Turin itu harus membayar 31 juta euro per musim untuk gaji seorang CR7.
Berulang kali Juventus pun tidak menampik bahwa mereka tidak dalam situasi finansial yang bagus.
Namun, Gaji Ronaldo yang tinggi bukan satu-satunya yang menjadi alasan kesulitan finansial Juventus.
Pandemi Covid-19 juga menjadi salah satu penyumbang terbesar dari situasi sulit Juventus saat ini.
Dikutip dari Football Italia, jumlah kerugian Juventus pada periode 2020-2021 diperkirakan bakal mencapai 190,7 juta euro atau sekitar Rp3,2 triliun. Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya Jumlah ini naik cukup signifikan.
Pada periode lalu, Juventus mengalami kerugian hingga 89,7 juta euro. kerugian Juventus terus melonjak setiap tahun.
Kerugian Juventus terus naik tiap tahunnya. Jika pada musim 2015/2016 mereka rugi sebanyak 4,1 juta euro dan periode 2016-17 mereka rugi 42,6 juta euro. (nie/fin)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id