News . 08/08/2021, 10:22 WIB
JAKARTA- Anggota DPR RI Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritik pernyataan Menko PMK Muhadjir Effendi yang meminta para petani agar tidak banyak mengambil untung dari hasil penjualan gabah dan beras.
Fadli Zon menilai, pernyataan itu salah. Menurutnya petani harus untung untuk kesejahteraan mereka.
"Pak Menko salah lagi. Petani harus untung banyak karena nilai tukar petani (NTP) masih 103, artinya hanya untung sedikit alias kerja bakti," ujar Fadli Zon, Ahad (8/8).
Fadli Zon bilang bahwa petani tidak mengambil untung. Mereka hanya menjual sesuai harga. Tetapi perantara atau tengkulak yang kerap mengambil keuntungan banyak.
"Tengkulak yang biasanya untung banyak. Bagaimana petani mau sejahtera kalau tak untung? Bagaimana anak muda mau jadi petani kalau disuruh miskin? Absurd!" kata Fadli Zon.
Sebelumnya, Muhadjir melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten menanggapi masalah beras 'batu' untuk bansos.
Menko PMK mengatakan bahwa beras petani Pandeglang akan diserap untuk bansos. Tetapi dia mengingatkan petani agar tidak untung banyak.
"Sekarang ini alhamdulillah kan harga gabah, harga beras sudah mulai naik. Saya mohon para petani dan tengkulak menahan diri untuk tidak mengambil untung banyak-banyak. Semuanya harus merasa prihatin," ujar Muhadjir. (dal/fin).
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id