Sementara progres capaian pembangunan fisik program perumahan Kementerian PUPR mencapai angka 33,94 persen. Berdasarkan data pihaknya, pada Juni tahun lalu, capaian pembangunan fisik hanya 18,57 persen dan progres keuangan 19,29 persen.
"Capaian program perumahan tahun ini lebih baik daripada capaian tahun lalu pada saat yang sama," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, Jumat (11/6/2021).
Khalawi menuturkan, pada tahun ini Kementerian PUPR juga mendapatkan anggaran untuk Kegiatan Padat Karya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp600 miliar.
"Anggaran tersebut nantinya terbagi menjadi dua yakni untuk Kegiatan Padat Karya Rumah Swadaya Rp300 miliar dan Kegiatan Padat Karya Rumah Khusus Rp300 miliar," ujarnya.
Khalawi menjelaskan, kegiatan Padat Karya PEN Rumah Swadaya akan menyasar sekitar 11.600 unit rumah tidak layak huni dan menyerap tenaga kerja sebanyak 23.200 orang.
"Sedangkan untuk kegiatan Padat Karya PEN Rumah Khusus diharapkan dapat membangun sebanyak 1.457 unit rumah dan menyerap tenaga kerja sebanyak 5.828 orang," pungkasnya.
(der/fin)