News . 24/09/2020, 05:33 WIB
BABEL - Penambahan kasus positif Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) makin mengerikan. Jika sehari sebelumnya hanya ada dua orang terkonfirmasi positif Covid-19, maka data yang diperoleh Babel Pos kemarin (22/9), se Babel bertambah 13 kasus.
DI Kota Pangkalpinang, sebagaimana laporan Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Pangkalpinang, ada tambahan 8 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan di Kabupaten Belitung, ada penambahan 5 kasus.
Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Pangkalpinang, dr Masagus M Hakim M Kes menyebutkan, dari 8 kasus tersebut, 6 pasien di antaranya memiliki riwayat pulang dari Pontianak Kalimantan Barat, dan satu pasien pulang dari Jakarta. Sementara satu pasien lainnya merupakan kasus konfirmasi.
Untuk enam pasien yang baru pulang dari Pontianak yakni Tn R (46) warga Jalan Patin Kecamatan Pangkalbalam, Tn Al (32) warga Air Samak Kecamatan Majelang RT.03/03 Mentok Bangka Barat yang berdomisili di Jalan Stania dekat Mesjid Baiturrohim Bukit Baru Kelurahan Taman Bunga Kecamatan Gerunggang, Tn AA (40) warga Jalan Meranti Kelurahan Bukit Sari Kecamatan Gerunggang Tn S (29) warga Jalan KH Abdul Addari Kelurahan Rawa Bangun Taman Sari, Tn NI (37) warga Letkol Saleh Ode Kelurahan Kacang Pedang Kecamatan Gerunggang dan Tn MH (35) warga Jalan Batin Tikal Kelurahan Batin Tikal Kecamatan Taman Sari.
Sedangkan pasien yang diketahui memiliki riwayat dari Jakarta, berinisial Tn RA berusia 39 tahun. RA merupakan warga Jalan Hormen Maddati Gang Binjai Kelurahan Melintang Kecamatan Rangkui. "Seperti halnya dengan enam pasien yang pulang dari Pontianak, RA juga kini menjalani karantina di BKPSDM Provinsi Babel sejak 21 September kemarin," terang Hakim.
Sementara satu pasien lainnya, lanjut Mantan Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin ini, berinisial DM seorang perempuan berusia 17 tahun. DM, tambahnya, memiliki riwayat kontak erat dengan Ny EE yang sebelumnya terpapar Covid-19 terlebih dahulu.
"DM ini warga Jalan Patin Kelurahan Rejosari Pangkalbalam. Dan mulai hari ini menjalani karantina di BKPSDM Provinsi Babel," bebernya.
"Kepada masyarakat kami terus mengimbau agar terus waspada dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, karena sampai saat ini kami juga mencatat suspek Covid-19 sebanyak 307 orang, suspek discarded 264 orang, kontak erat 822 dan kontak erat discarded sebanyak 731 orang," pungkas Hakim.
Belitung Tambah 5 Kasus, Termasuk Anak dan Istri WNA PrancisSementara itu, kasus penambahan kasus positif Covid-19 juga dialami Kabupaten Belitung. Menurut Bupati Belitung yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Belitung H Sahani Saleh S Sos dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/09) kemarin, ada penambahan 5 orang yang terpapar Covid-19.
"Pasien 1411 inisial IL perempuan (52) swab positif terkonfirmasi Covid-19 dan pasien 1413 inisial NA perempuan (9) swab positif terkonfirmasi Covid-19. Keduanya merupakan istri dan anak dari pasien 1412," terang Bupati Belitung H. Sahani Saleh.
Sebelumnya, pasien 1412 yang merupakan WNA Perancis dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada 21 September 2020. Pada tanggal 9 September 2020, dia bersama pasien 1411 dan 1413 datang dari Negara Perancis, lalu transit 1 malam di Jakarta, dan tiba di Belitung pada tanggal 11 September 2020.
"Hasil tes menyatakan bahwa hasilnya non reaktif, kemudian kedua pasien dipulangkan. Sebelum melakukan perjalanan ke Indonesia kedua pasien juga sudah pernah melakukan tes Swab PCR sebanyak 3 kali di Perancis dengan hasil negatif," jelas Bupati yang karib disapa Sanem.
Setelah pasien 1412 dinyatakan positif pada tanggal 21 September 2020, pasien 1411 dan 1413 juga ikut dilakukan pengambilan swab, untuk pemeriksaan lanjutan swab PCR dengan alat TCM di Laboratorium Biomedis RSUD. Dan hasil tes menyatakan bahwa pasien 1411 dan Pasien 1413 terkonfirmasi positif Covid-19.
Selain ibu dan anak dari WNA asal Prancis, ada 3 pasien lainnya yang juga positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Belitung. "Ketiganya yaitu pasien 1454 inisial SS perempuan (57), pasien 1455 inisial WS laki-laki (63), dan pasien 1457 inisial BS laki-laki (55)," sebut Sanem.
Menurut Bupati, pasien 1454 dan1455 adalah sepasang suami istri. Pasien 1454 berinisial SS adalah istrinya. Pasien dirujuk dari sebuah rumah sakit swasta di Belitung pada tanggal 21 September 2020, dengan gejala sesak, batuk dan suspek Bronkopneumonia.
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com