Pemakaman Ibunda Dikemas Sederhana
Presiden Joko Widodo ikut mengantarkan ibunda Hj Sudjiatmi Notomihardjo di tempat peristirahatan terakhir di kompleks permakaman keluarga di Mundu Selokaton, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3). Tradisi Brobosan pun dikemas sederhana. Jokowi pun terlihat tegar melepas kepergian orang tercinta di tengah badai Virus Corona. KARANGANYAR - Tak ada yang istimewa dalam prosesi pemakaman. Hanya doa-doa tak pernah lepas dari khidmatnya sebuah tradisi Brobosan, sebelum menghantarkan orang tercinta ke liang lahat. Sesampainya di makam, jenazah sudah disambut keluarga. Di pemakaman ibunda, terdapat makam ayah Presiden Jokowi, Widjiatno Notomihardjo. Termasuk kedua orang tua Sudjiatmi serta beberapa kerabat lain, di antaranya adik ipar Jokowi. Presiden terlihat yang mengenakan kemeja putih, celana hitam, kopiah, dan masker tampak berada di liang lahat saat proses pemakaman Sudjiatmi Notomihardjo. Sebelum mengantarkan jenazah ibundanya, Presiden dan keluarga melakukan tradisi Brobosan. Dalam tradisi itu, Presiden sebagai anak laki-laki tertua bersama anak perempuan, cucu laki-laki dan cucu perempuan, tiga kali berjalan berurutan di bawah peti mati yang angkat oleh petugas. Upacara Brobosan diselenggarakan di halaman rumah Sudjiatmi di Jl Pleret Raya 9A, Banyuanyar, Solo, Jawa Tengah, yaitu sebelum dimakamkan dipimpin oleh anggota keluarga yang paling tua.