Penyebab Leher Sakit, Pegal-pegal dan Cara Mengatasinya

Penyebab Leher Sakit, Pegal-pegal dan Cara Mengatasinya

Sakit Leher, Image oleh oleh Barbora Hnykov√° dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Anda memiliki keluhan leher yang terasa sakit dan pegal. Sudah beruapaya mengganti jenis bantal yang digunakan, keluhan Anda akan hal ini tidak juga hilang.

Pertanyaannya, apa yang menyebabkan keluhan leher sakit dan pegal, jika bukan disebabkan penggunaan bantal yang salah?

Menurut dr. Amadeo Drian Basfiansa, keluhan leher sakit dan pegal ini, dapat dipengaruhi oleh posisi tidur, jenis bantal dan aktivitas harian.

(BACA JUGA:Alami Pembengkakan di Leher, Ada Apa dengan Oprah Winfrey ?)

(BACA JUGA:Penyebab Leher Menghitam, Tebal dan Kasar, Diabetes Salah Satunya)

Selain ini, salah memilih jenis olahraga, selan masalah pada struktur tulang belakang, dapat menyebabkan leher sakit dan pegal.

Pada kasus yang berbeda, penyebab leler sakit dan pegal ini, bisa juga disebabkan oleh tekanan darah tinggi yang tak terkontrol dan kolesterol tinggi, meski pada orang tertentu hal ini tanpa gejala.

Cara mengatasi leher sakit dan pegal-pegal menurut dr. Amadeo Drian Basfiansa, via Alodokter, adalah sebagai berikut:

•    Memodifikasi posisi tidur
•    Mengganti bantal dan memastikan posisi tidur sudah nyaman sebelum tidur.
•    Duduk pada posisi yang tepat jika Anda menghabiskan banyak waktu duduk untuk bekerja. 
•    Anjuran posisi duduk yang tepat adalah seperti tidak menunduk, mempertahankan kepala tegak,
•    Jika berolahraga, pastika Gerakan yang dilakukan sudah sesuai dengan instruksi
•    Untuk pegalnya sendiri menurut dr. Amadeo, bisa diatasi dengan penggunaan koyo, atau kompres hanya pada area leher yang terdampak.
•    Jika ingin menggunakan obat pereda nyeri, pastikan mengikuti anjuran yang tertera pada kemasan.

Akan tetapi ia mengingatkan, apa bila dalam prosesnya kondisi leher tidak juga membaik, maka kunjungan Anda ke ruang dokter sangatlah dianjurkan, dalam upaya menemukan sumber masalah, dan menentukan penanganan yang paling tepat.

“Bila keluhannya tidak membaik bahkan setelah seminggu, Anda bisa mencoba memeriksakan diri ke dokter umum terlebih dahulu untuk diberikan penanganan lebih lanjut, dan dipastikan apakah kondisi yang Anda alami butuh penanganan spesialis,” tutup dia.

Makruf

Tentang Penulis

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI

google news icon

Sumber: