Kuat Dalam GCG, BNI Kembali Menangkan Penghargaan IICD

Kuat Dalam GCG, BNI Kembali Menangkan Penghargaan IICD

Ketua Umum IICD & IIPG Sigit Pramono bersama Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati dalam penerimaan penghargaan The Best State Owned Enterprises dan masuk dalam kategori Top 50 Big Cap Public Listed Companies, Jumat (27/5/2022). --

JAKARTA, FIN.CO.ID-- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) mendapat penghargaan The Best State Owned Enterprises dan masuk dalam kategori Top 50 Big Cap Public Listed Companies dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD). 

Raihan ini akan menjadi tolok ukur bagi perseroan untuk lebih gencar lagi dalam meningkatkan penerapan good corporate governance (GCG) sekaligus kestabilan bisnis jangka panjang. 

Adapun, ajang The 13th CG Award 2022 ini dihadiri oleh Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) Mardiasmo, Ketua Umum IICD & IIPG Sigit Pramono, Dewan Pembina IICD dan CG Expert James Simanjuntak, serta Wakil Presiden RI Periode 2009-2014 Boediono. Pada acara, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati hadir secara langsung menerima penghargaan. 

(BACA JUGA:Keseruan yang Dirasakan Pengunjung BNI Java Jazz Festival 2022)

Corporate Secretary BNI Mucharom menyampaikan BNI memiliki semangat yang sama dengan IICD yakni meningkatkan standar dan praktek corporate governance serta meningkatkan daya tarik investasi global terhadap perusahaan terbuka dengan governance baik. 

"Kami mengapresiasi IICD atas penghargaannya. Tentunya upaya kami dalam meningkatkan implementasi GCG akan terus kami tingkatkan sebagai komitmen kami dalam menerapkan tata kelola perusahaan baik," katanya. 

(BACA JUGA:BNI Dorong Pertumbuhan KUR)

Adapun, Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) adalah asesor GCG di Indonesia yang mengasses perusahaan Tbk di Indonesia atas implementasi GCG berdasarkan standar ACGS. 

IICD melakukan penilaian berdasarkan Keterbukaan Informasi yang dilakukan Perusahaan Terbuka. Semakin berkualitas publikasi yang dilakukan, maka perusahaan akan dinilai semakin baik. Publikasi yang dimaksud antara lain informasi website, annual report, informasi yang disubmit secara publish melalui laporan, dan lainnya. 

(BACA JUGA:Tegaskan Transformasi, BNI Rampungkan Dua Corporate Action )

Penilaian dilakukan berdasarkan Asean Corporate Govnernace Scorecard (ACGS), yakni parameter-parameter yang diyakini secara internasional, memberikan standar best practice bagi perusahaan publik di ASEAN.

Mucharom melanjutkan penerapan GCG terbukti memberi dampak positif terhadap terselenggaranya operasional bisnis yang sehat, layanan prima, dan solusi bagi nasabah. 

BNI pun terus mendapat apresiasi dari semua stockholder yang membuat terus membuat harga saham BBNI meningkat di tengah tren penguatan pasar modal di Indonesia. 

"Dengan penerapan GCG yang baik pula, kami sebagai salah satu big bank di Indonesia menjadi acuan bagi bank-bank lain di Indonesia yang berhasil melewati masa pandemi dengan sangat baik," sebutnya.

Sumber: