Dinkes Pastikan Kota Depok Tak Ada Hepatitis Misterius Tapi Wanti-wanti ke Warga

Dinkes Pastikan Kota Depok Tak Ada Hepatitis Misterius Tapi Wanti-wanti ke Warga

Kepala Dinkes Kota Depok Mary Liziawati.-berita.depok.go.id-

DEPOK, FIN.CO.ID - Kepala Dinkes Kota Depok Mary Liziawati menjelaskan kalau wilayahnya tak ada hepatitis misterius tapi wanti-wanti ke warga.

Dinkes Kota Depok memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hepatitis misterius yang menyerang anak-anak seperti di DKI Jakarta baru-baru ini.

Kendati demikian, Dinkes Kota Depok tetap mewaspadai ancaman penyebaran virus baru tersebut.

"Sampai saat ini belum, semoga tidak ada kasus penyakit itu di Depok," kata Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati.

(BACA JUGA:Asian Games Hangzhou 2022 Ditunda, Begini Respons Ketua NOC Indonesia)

Mary menjelaskan, Kementerian Kesehatan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk waspada terhadap penyakit hepatitis misterius tersebut.

Oleh sebab itu, pihaknya langsung menindaklanjuti ke fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) yang ada di Kota Depok.

"Kami telah bersurat kepada seluruh Fasyankes untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemantauan," ujar Mary.

"Lalu sosialisasi info tentang hepatitis akut tersebut melalui berbagai media sosial," tambahnya.

(BACA JUGA:UFC 274: Diledek Charles Oliveira, Conor McGregor Sesumbar Tak Terkalahkan Lawan Petarung Brasil!)

Mary menuturkan hepatitis akut memiliki sejumlah gejala, yaitu penurunan kesadaran, demam tinggi atau riwayat demam, perubahan warna urin dan feses, kulit menguning, gatal, nyeri sendi.

Kemudian ada gejala demam tinggi, mual, muntah atau nyeri perut, lesu dan atau hilang nafsu makan, dan diare.

Termasuk, tanda-tanda lainnya seperti Serum Asportate Transaminase (AST) atau Alanine Transaminase (ALT) lebih dari 500 U/L.

Mary mewanti-wanti warga untuk tetap tenang dan berhati-hati, serta rajin mencuci tangan, dan meminum air yang bersih dan matang.

Sumber: