Guntur Romli Bilang Banser Suka Jaga Gereja Karena Perintah Gus Dur

Guntur Romli-Screenshot YouTube/CokroTV-Youtube

JAKARTA, FIN.CO.ID- Politikus PSI, Guntur Romli menjelaskan bahwa kebiasaan Barisan Ansor Serbaguna atau Banser menjaga Gereja, atas perintah almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. 

Guntur Romli menjelaskan itu setelah adanya video viral KH Syukron Makmun menampar anggota Banser karena sering menjaga Gereja. 

.

"Banser jaga gereja itu dari perintah Gus Dur ketika banyak teror pada gereja, KH Syukron Makmun ini sering berbeda pandangan dgn Gus Dur, tapi ga apa apa," kata Guntur Romli di Twitter-nya. 

(BACA JUGA:Ini Fakta Sebenarnya Kiyai NU Tampar Anggota Banser Karena Suka Jagain Gereja)

Aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) ini mengatakan, Banser menjaga Gereja juga hanya 1 sampai 2 hari salam satu tahun. Yaitu lada saat Natal dan Paskah. 

"Selebihnya ya jaga Kyai dan Pengajian termasuk di KH Syukron M," kata Guntur Romli. 

Adapun soal tamparan KH Syukron Makmun ke Banser, menurut Guntur Romli, merupakan tradisi antara Kiyai dan Santri. 

"Perlu memahami tradisi relasi Kyai dan Santri bahwa penamparan itu bukan berdasar kebencian tapi kasih sayang," katanya. 

...

(BACA JUGA:Banser Kutuk Keras Pengeroyokan Ade Armando, Tindakan Kekerasan Tidak Bisa Dibenarkan)

"Bahkan dipercaya, digaplok Kyai itu mendatangkan berkah. Makanya setelah Sahabat Abd Hamid digaplok, ada yang yg minta digaplok juga oleh KH Syukron Makmun," jelasnya. 

Guntur Romli menjelaskan bahwa tamparan itu bukan karena kebencian atau karena Banser sering menjaga gereja. 

"Digaplok gemes namanya itu, salah memahami kalau itu berdasarkan kebencian dan permusuhan. Mesti paham tradisi Kyai & Santri. Setiap Kyai punya pandangan dan gaya tersendiri. KH Syukron Makmun memang punya gaya yang unik," ungkapnya. 

 

Topik:
Sumber :

BERITA TERKAIT