Cara Kurangi Risiko Gigi Berlubang Selama Puasa Ramadan

Cara Kurangi Risiko Gigi Berlubang Selama Puasa Ramadan

Ilustrasi gigi berlubang atau ompong. (pixabay)--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Menyantap makanan berserat saat sahur dan berbuka puasa selama Ramadan dapat membantu mengurangi risiko terjadinya karies atau gigi berlubang. 

Dikutip dari Antara, drg. Rosdiana Nurul Annisa dari RS Pelni mengatakan, perbanyak makanan berserat seperti buah dan sayur ketika sahur dan berbuka puasa. 

(BACA JUGA:Kok Bisa Puasa tapi Tekanan Darah Malah Naik? Ternyata Ini Penyebabnya)

"Karena saat mengunyah makanan tersebut, ada stimulasi pengeluaran air liur," kata Rosdiana, dikutip Minggu, 16 Apil 2022.

Air liur berfungsi untuk membersihkan rongga mulut, sehingga meminimalisir risiko munculnya karies atau gigi berlubang. 

Lubang pada gigi dapat mempengaruhi kesehatan karena mulut adalah tempat masuk bakteri. 

Gigi berlubang yang kian parah dapat menyebabkan peradangan, membuat pembuluh darah dalam mulut terbuka dan bisa dimasuki bakteri. 

(BACA JUGA:Diet Detoks Tak Selalu Datangkan Kebaikan Bagi Tubuh, Begini Pejelasan Ahli)

Setelah masuk ke sirkulasi darah, mikroorganisme dapat masuk ke organ tubuh lain.

Berdasarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Kementerian Kesehatan, jumlah buah dan sayur yang dibutuhkan dalam sekali makan adalah semangkuk sayur sedang setara 150 gram. 

Asupan buah untuk sekali makan bisa berupa dua potong sedang pepaya (150 gram) setara dua buah jeruk sedang (110 gram) atau satu buah pisang ambon ukuran kecil (50 gram).

Selama berpuasa, mulut akan menjadi lebih kering. Untuk menjaga kesehatan mulut yang kering selama berpuasa, ia mengingatkan untuk memperhatikan asupan cairan setiap hari. 

(BACA JUGA:Manfaat Puasa Ramadan yang Jarang Diketahui )

Setiap orang sebaiknya mengonsumsi air putih sebanyak 1,5 liter atau delapan gelas per hari.

Sumber: