Terlalu Sering Mengalami Kecelakaan Fatal, Marc Marquez Dapat Pesan dari Legenda MotoGP

Pembalap Respol Honda, Marc Marquez ([email protected])--

JAKARTA, FIN.CO.ID -- Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez kerap sekali mengalami kecelakaan fatal. Belum lama ini, ia mengalami kecelakaan horor pada sesi pemanasan MotoGP Mandalika Indonesia 2022.

Akibatnya, cedera mata yang pernah dialaminya kini kambuh kembali. The Baby Alien harus rela melewatkan balapan MotoGP Argentina.

.

(BACA JUGA:Masih Jalani Pemulihan Akibat Diplopia, Marc Marquez Resmi Digantikan Pembalap Penguji di MotoGP Argentina)

Dianggap terlalu sering mengalami kecelakaan fatal, sang legenda MotoGP Giacomo Agostini menitip pesan untuk Marc Marquez.

Menurut Giacomo Agostini, Marquez sangat perlu untuk mengetahui batasannya. Hal harus dilakukan agar ia tidak terus mengalami kecelakaaan yang membuatnya rugi.

Giacomo Agostini mengingatkan sang juara enam kali ini, untuk meninjau batas kemampuannya.

(BACA JUGA:Marc Marquez Absen di MotoGP Argentina, Begini Kata Dokter Kepercayaannya)

Bila Marquez terus memaksakan diri, Agostini menilai karir pembalap asal Spanyol itu dalam bahaya. Semua akan sia-sia jika dia tidak tahu batasan.

...

"Dia (Marc Marquez) selalu berlari untuk menang dan tampil maksimal, tapi Anda harus memahami di mana batas maksimal Anda," ucap Giacomo Agostini, dikutip dari Paddock GP, Kamis, 31 Maret 2022.

“Karena kecelakaan itu bisa saja terjadi. Tapi, empat kecelakaan dalam satu pekan? Itu terlalu banyak. Belum lagi melihat statistiknya tahun lalu,” sambungnya.

(BACA JUGA:MotoGP Belum Bisa Move On dari Mandalika: Better Late Than Never)

“Dia harus mengerti bahwa ada batas tertentu untuk jatuh ke tanah. Dengan jatuh begitu banyak di masa lalu tanpa pernah terluka, Marc tidak diragukan lagi juga mengambil keberanian,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Marquez sering sekali mengalami kecelakaan. Pada tahun 2020 ia harus naik ke meja operasi karena patah tangan ketika mengaspal di Sirkuit Jerez. Alhasil, satu musim MotoGP 2020 harus dia lewati.

Di awal 2021, dia kembali kecelakaan hingga menyebabkan gegar otak ringan.

Topik:
Sumber :

BERITA TERKAIT