Anda Kesulitan Melihat di Malam Hari? Ini Daftar Penyebabnya

Anda Kesulitan Melihat di Malam Hari? Ini Daftar Penyebabnya

kesulitan Melihat di Malam Hari, Image oleh Xavier Espinosa dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Ada beberapa alasan atau penyebab mengapa Anda kesulitan melihat di malam hari.

Menurut ahli, via Cleveland Clinic, kondisi ini dapat dikaitkan dengan masalah pada mata itu sendiri.

Salah satunya adalah rabun jauh. Kondisi ini dapat menyulitkan orang untuk melihat dengan baik, khususnya pada jarak jauh, dan terlebih dalam keadaan rendah cahaya atau gelap.

Jika tidak memiliki kacamata atau lensa kontak yang mumpuni, mereka yang rabun jauh akan kesulitan untuk melihat di malam hari.

Mengganti kacamata dengan resep terbaru adalah solusinya.

Selain dikarenakan rabun jauh, mereka yang mengkonsumsi obat-obatan tertentu, bisa mengalami masalah pengelihatan di malam hari, meski hanya untuk sementara waktu.

Katarak juga adalah salah satu penjahatnya. Mereka yang katarak, kesulitan memproses sinar yang masuk ke dalam mata.
Kondisi ini terjadi secara perlahan, namun ketika sudah memburuk, maka pengelihatan akan mulai merasakan dampaknya.

Bisa terjadi pada kedua belah mata, katarak tidak selalu datang beriringan. Umumnya terjadi pada mereka yang lansia, namun bisa juga terjadi lebih dini, dipicu oleh penyakit atau gaya hidup yang buruk.

Lensa mata yang butek, adalah penyebabnya.  Operasi katarak akan dengan mudah mengembalikan pengelihatan yang berkurang.

Selain dua kondisi di atas, mereka yang mengalami defisiensi vitamin A, atau kekurangan vitamin A, adalah mereka yang juga dilaporkan sulit melihat di malam hari.

Kondisi ini dapat diperbaiki, dengan cara mengasup lebih banyak vitamin A ke depannya. Wortel, susu, ikan makarel adalah konsumsi yang dianjurkan ahli.

Selain semua di atas, retinitis pigmentosa juga dapat dikaitkan dengan gangguan pengelihatan di malam hari.

Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, mereka yang masih belia juga punya risiko terkena retinitis pigmentosa. Penyakit ini merupakan jenis penyakit yang dapat diturunkan secara genetik.

Tidak hanya bermasalah di malam hari, mereka yang punya retinitis pigmentosa, juga berpotensi kesulitan melihat dalam kondisi cahaya normal.

Bisa dikurangi lewat perubahan gaya hidup, namun tidak ada perawatan yang benar-benar efektif, dalam mengatasi kondisi kesehatan yang sifatnya permanen ini.

Sumber: