Giring DO dari Kampus Dua Kali, Geisz: Itu Karena Otak Lu Dikit!

Giring DO dari Kampus Dua Kali, Geisz: Itu Karena Otak Lu Dikit!

JAKARTA- Komisaris Ancol, Geisz Chalifah menyindir Ketua Umum PSI, Giring Ganesha yang pernah dikeluarkan dari Kampus sebanyak dua kali di Universitas Paramadina. Kampus di mana Anies Baswedan pernah menjadi rektor. Geisz menyindir mereka yang membela Giring dengan alasan drop out atau DO dari Kampus karena sibuk dengan grup Band. Dia menyebut mereka pecundang. "Sesama Pecundang saling bela, DO dari kampus itu adalah pilihan untuk memilih profesi lain," tutur Geisz Chalifah di Twitter-nya, Rabu (29/12/2021). Geisz bilang, alasan DO karena profesi di dunia musik itu masuk akal. Tetapi jika dia kali Giring di DO di kampus yang sama, maka itu karena ketidakmampuan Giring. "Kalau satu kali DO untuk milih profesi lain masuk akal, tapi dua Kali DO dari kampus yang sama itu sih OTAK YG LU DIKIT" celetuk Geisz Chalifah. Geisz sebelumnya sangat menginginkan kehadiran Giring Ganesha untuk berdebat adu argumen secara langsung terkait ucapan-ucapannya yang menyindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Namun Giring selalu menghindar dan mengutus juru bicara Partai. "Ketika saya dihubungi oleh staf media tv, saya langsung tanyakan apakah Giring pecundang diundang? Mereka mengatakan hal yang sama seperti beberapa bulan lalu: Kami undang. Lalu saat acara, Pecundang Itu ga datang hanya diwakili," tulis Geisz Chalifah. Dia menilai, Giring seorang yang penakut untuk tampil depan publik bertarung gagasan. "Giring pecundang tak akan mampu bertarung gagasan. Sama seprti partainya yang diisi oleh para pecundang. Giring Otak dikit Nyali Pecundang," tulis Geisz. (Dal/fin).       Dikuti dari dari YouTube TvOne, Geisz mengatakan, Giring mencaci maki Anies Baswedan hanya untuk menumpang popularitas. Sementara jika diundang berdialog bertarung gagasan, Giring tidak mampu. "Untuk menaikkan popularitas maka dia perlu nebeng pada popularitas Anies Baswedan dan caranya seperti itu. Tentu saja kalau bertarung gagasan, otaknya dikit, dia tidak mampu bertarung gagasan. Bahkan pidato di depan Presiden saja dia tidak punya penghormatan," papar Geisz. Dia mengatakan, Giring tidak mampu berbicara tentang ide gagasan tentang Indonesia ke depan. Giring hanya mampu caci maki Anies Baswedan. "Berbicara tentang bagaimana paradigma Indonesia ke depan dia tidak punya kemampuan itu. Dia punya kemampuan hanya mencaci maki dengan kalimat yang penuh kebohongan,"ucapnya. (Dal/fin).

Sumber: