Mengenal Aquaplaning, Penyebab Kecelakaan Fatal Mobil Dalam Situasi Musim Hujan

Mengenal Aquaplaning, Penyebab Kecelakaan Fatal Mobil Dalam Situasi Musim Hujan

Ilustrasi hujan-Photo by Kaique Rocha-Pexels

JAKARTA, FIN.CO.ID - Di dunia otomotif, ada istilah yang disebut aquaplaning. Dalam bahasa umum, istilah ini disebut juga dengan blong atau kehilangan kendali yang dialami oleh kendaraan. 

Kehilangan kendali yang dimaksud pada umumnya terjadi saat sedang kondisi hujan.

Jika tidak menyiasatinya dengan benar, ini akan mengakibatkan kefatalan saat berkendara. 

Oleh karena itu, situasi ini perlu dicegah dengan melakukan pengecekan dan perawatan kendaraan secara rutin. 

Lalu, seberapa besar bahaya aquaplaning tersebut dan bagaimana cara mencegahnya?

Pengertian Aquaplaning

Mengutip suzuki.co.id, Aquaplaning adalah suatu kondisi di mana kendaraan seperti mobil kehilangan daya cengkeram sehingga kehilangan kendali. 

Istilah ini sering disebut juga dengan hydroplaning, di mana sebab utamanya adalah genangan air, seperti hujan dan banjir.

Genangan air yang terlalu besar akan membuat mobil kesulitan dalam melaju atau bahkan tergelincir. 

Tak hanya genangan air, aquaplaning juga bisa terjadi karena keadaan kendaraan yang tidak baik serta bobot kendaraan. 

Penyebab dan Bahaya Aquaplaning

Penyebab utama aquaplaning tidak hanya genangan air hujan, tapi juga bisa disebabkan oleh air kendaraan lain yang lewat. 

Ketika mobil melewati jalan yang licin akibat berair, maka akan menjadi berbahaya jika tidak berhati-hati.

Ban mobil akan sulit dikendalikan sehingga daya cengkramnya menurun. Kondisi ini semakin parah jika ban mobil tersebut sudah tipis. 

Sumber: