Punya Motor Dengan Fitur Rem ABS? Begini Cara Merawatnya

Punya Motor Dengan Fitur Rem ABS? Begini Cara Merawatnya

Ilustrasi rem cakram-Istimewa-

JAKARTA, FIN.CO.ID - Perkembangan teknologi di bidang otomotif begitu pesat, termasuk juga pada teknologi pengereman.

Jika dahulu fitur Anti-lock Braking System (ABS) hanya disematkan pada mobil, saat ini fitur keselamatan rem ABS sudah jamak disematkan sebagai pelengkap fitur keselamatan pada motor. 

Sebagai informasi, ada dua sistem pengereman di motor, yaitu sistem mekanis (tromol) dan sistem hidrolik (disc brake). Untuk pengereman hidrolik (disc brake) bisa dipasangi penambahan teknologi agar sistem pengeremannya lebih aman, yaitu ABS.

Sistem pengereman ABS mencegah roda terkunci, terutama saat mengerem mendadak sehingga ban tidak selip atau sliding, dengan begitu turut menjaga keseimbangan motor atau lebih mudah dikendalikan.

Namun demikian, perawatan rem ABS ternyata tidak mudah. Berikut adalah 5 tips pemeliharaan rem ABS pada motor:

1. Rutin melakukan penggantian minyak rem 

 Minyak rem adalah komponen penting pada fitur rem ABS. Sobat otomotif harus rajin mengecek ketinggian minyak rem, dan periksa apa terdapat kebocoran atau tidak. 

Jika level minyak rem berkurang, lakukan penambahan minyak rem serta lakukan proses bleeding (pembuangan angin pada sistem rem). 

Untuk motor Yamaha, penggantian minyak rem disarankan setiap 20.000 kilometer atau setiap 1-2 tahun sekali sesuai dengan pemakaian motor.

2. Cek lampu indikator 

Saat kunci kontak diputar pada posisi on, lampu indikator ABS seharusnya menyala. Jika lampu tidak menyala maka hal itu mengindikasikan adanya kerusakan. 

Lalu saat motor berjalan, jika indikator ABS berkedip maka ada masalah pada sistem pengereman ABS. Untuk itu konsumen bisa melakukan pengecekan di bengkel resmi.

Sumber: