Waskita Jual Tol Cimanggis-Cibitung, yang Beli Perusahaan BUMN Juga

Pekerja sedang melakukan perbaikan di salah satu titik ruas tol Cimanggis-Cibitung-Dokumentasi-Waskita Toll Road

 

JAKARTA, FIN.CO.ID - PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Waskita Toll Road (WTR) secara resmi menjual  saham Tol CImanggis-Cibitung yang dimilikinya. 

Pembeli dari saham ruas tol yang dijual itu adalah PT Sarana Multi Infrastruktur/SMI (Persero). SMI sendiri merupakan perusahaan BUMN yang berada di bawah kendali Kementerian Keuangan. 

Perjanjian jual beli saham Jalan Tol itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) / Conditional Sales Purchase Agreement (CSPA), dengan PT SMI dalam rangka rencana penjualan saham atau divestasi 55 persen kepemilikan WTR pada PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT).

(BACA JUGA:2021, Waskita Berhasil Bukukan Kontrak Baru Rp20,51 Triliun)

PT CCT sendiri merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang memiliki hak konsesi atas ruas tol Cimanggis Cibitung.

Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono mengatakan penandatanganan PJBB/CSPA ini adalah tahap awal dari proses rencana divestasi tol Cimanggis Cibitung yang juga merupakan bentuk komitmen Perseroan untuk menyehatkan keuangan Waskita.

“Waskita menargetkan untuk mendivestasikan 13 ruas tol sejak tahun 2021 hingga 2026. Setelah sukses melaksanakan 4 divestasi tol di tahun 2021, tahun ini Waskita optimis dapat menyelesaikan proses divestasi atas 3-4 ruas tol yang salah satunya adalah divestasi CCT. Untuk divestasi jalan tol lainnya, saat ini Perseroan dalam tahap diskusi dan negosiasi dengan para calon investor,” kata Destiawan dalam keterangannya, Kamis, 13 Januari 2022. 

(BACA JUGA:PMN Rp7,90 Triliun Cair, Waskita Karya Gelar Right Issue)

Selanjutnya Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita, Taufik Hendra Kusuma menambahkan, Waskita dan SMI akan melaksanakan penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) yang ditargetkan selesai pada Semester I tahun 2022. 

Setelah transaksi ini selesai, maka struktur kepemilikan pada CCT terdiri dari SMI sebesar 55 persen, WTR sebesar 35 persen, serta pemegang saham lainnya sebesar 10 persen. (git/fin)

Topik: waskita karya

BERITA TERKAIT

//