Persebaya Gigit Jari

Persebaya Gigit Jari

SURABAYA - Persebaya Surabaya nampaknya harus 'gigit jari' di laga perdana sekaligus pembuka Liga 1 Indonesia musim 2020. Ya, tim berjuluk Bajul Ijo harus rela berbagi poin usai di tahan imbang oleh tamunya tim promosi, Persik Kediri. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/2) kemarin, Persebaya bermain imbang 1-1 atas tim brjuluk Macan Putih tersebut. Bahkan dalam laga ini, Persik mampu unggul lebih dulu lewat gol penalti Gapar Vega di menit ke-32. Akan tetapi, empat menit berselang, Persebaya sukses menyamakan kedudukan melalui tandukkan Hansamu Yama Pranata. Meski bermain di hadapan puluhan ribu tim lawan, Persik Kediri tak segan memberikan ancaman lebih udlu ke lini pertahanan Persebaya. Menggunakan formasi formasi 5-3-2 Persik justru tampak tajam membongkar pertahanan Persebaya. Justru sebaliknya, Persebaya justur mengalami kesulitan untuk bisa menembus pertahanan Persik di awal-awal paruh pertama. Bahkan, 15 menit awal, Persebaya harus lebih sering bermain di bawah tekanan tim lawan. Penguasaan bola lebih didominasi oleh kubu tim tamu hingga menit ke-20. Hingga pada menit ke-22 percobaan pertama berhasil dilakukan oleh Gaspar Vega. Namun, sepakan jarak jauh Gaspar Vega masih melambung di atas gawang Persebaya. Persebaya baru bisa menebar ancaman pada menit ke-31 melalui tendangan jarak jauh Aryn Williams, namun sepakannya itu masih melebar tipis di atas mistar gawang. Petaka datang bagi tim tuan rumah kala wasit terpaksa memberikan hadiah penalti kepada Persik di menit ke-32. Ya, wasit Thoriq M Alaktiri memberikan hadiah penalti kepada tim tamu usai Hansamu Yama Pranata dianggap melakukan pelanggaran handsball di dalam kotak terlarang. Gaspar Vega yang bertindak sebagai eksekutor tendangan penalti dengan tenang mampu mengecoh penjaga gawang Persebaya Rivky Mokodompit. Persik pun unggul lebih dulu dari tuan rumah. Tak butuh waktu lama, empat menit berselang, Hansamu yang menyebabkan penalti bagi kubunya langsung membayar kesalahannya dengan kontan. Hansamu berhasil menyamakan kedudukan dengan tandukan saat menyelesaikan umpan dari situasi bola mati. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Persebaya langsung menbar ancaman. Berawal dari pemain Persik yang melakukan blunder, bola mampu direbut oleh Ricky Kayamba dan diberikan kepada Da Silva. Dengan cepat striker asal Brasil tersebut melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Sayang, sepakannya masih melebar tipis di atas mistar gawang. Usai peluang itu, Persebaya seakan tak berdaya. Ya, Macan Putih terus mengepung pertahanan Persebaya hingga beberapa peluang kerap tercipta untuk tim tamu mengguli tuan rumah. Kokohnya pertahanan tuan rumah membuat peluang-peluang itu tak membuahkan hasil. Persebaya sendiri hanya mampu memanfaatkan serangan balik. Akan tetapi, upaya itu juga kerapa menemui jalan buntu. Namun, jelang laga berkahir, Persebaya gantian yang mengepung pertahanan Persik. Guna meraih poin penuh di kandang sendiri, Persebaya terus menebar ancaman ke gawang. Hanya saja, peluang demi peluang yang didapat di menit-menit akhir masih belum menemui sasaran. Hingga akhirnya skor 1-1- bertahan hingga laga usai. Dengan hasil imbang ini, Persebaya harus puas berbagi satu poin dengan Persik di laga perdana sekaligus pembuka Liga 1 Indonesia 2020 ini. Susunan Pemain: Persebaya (4-3-3): Rivky Mokodompit; Koko Ari Araya, Arif Satria, Hansamu Yama Pranata, Rachmat Irianto; Aryn Williams, Hambali Tolib, Makan Konate; Irfan Jaya, David da Silva, Mahmoud Eid Cadangan: Angga Saputro; Rizky Ridho Ramadhani, Muhammad Alwi Slamat, M Hidayat, Ricky Kambuaya, Oktafianus Fernando, Patrich Wanggai Pelatih: Aji Santoso Persik Kediri (4-3-3): Dimas Galih; Andri Ibo, Ante Bakmaz, Ibrahim Sanjaya, Dany Saputra; Jefferson Alves de Oliveira, Ady Eko Jayanto, Sachie Teah Doe; Faris Aditama, Gapar Vega, Antoni Putro Nugroho Cadangan: Junaidi; Vava Mario Yagalo, Arif Setiawan, Galih Akbar Febriawan, Paulo Sitanggang, Reksa Maulana, Septian Bagaskara Pelatih: Joko Susilo

Sumber: