Sheffield vs Man City: Bukan Lawan Sepadan

Sheffield vs Man City: Bukan Lawan Sepadan

MANCHESTER - Senyum Josep Guardiola akhirnya mengembang. Trofi pertama Manchester City musim ini, Piala Liga akhirnya berhasil direbut, Senin (2/3) dini hari. Raihan ini menandakan bahwa The Citizen, julukan City, belum terkalahan. Ya, dalam tiga musim berturut-turut, Guardiola membawa City menjadi juara Piala Liga musim 2017/18, 18/19 dan sekarang. Jika digabung, City memang jagoan lokal. Mereka merebut dua Liga Primer satu gelar Piala FA dan dua gelar Community Shield. Mimpi meraih Piala ke-30 untuk Guardiola sepanjang karirnya akhirnya terbayar. Dilansir dari Dailymail, Pep yakin bahwa kesuksesan City memenangkan gelar di level domestik tak tertandingi dari klub Liga Premier manapun. “Ini pencapaian luar biasa. Saya rasa belum ada klub yang bisa seperti ini dalam sejarah kompetisi domestiknya, secara beruntun seperti kami,” jelas juru taktik asal Spanyol itu. "Jika kembali ke tahun 90an, Sir Alex Ferguson dengan Manchester United atau Jose Mourinho, atau Arsene Wenger (bersama Arsenal) belum bisa seperti ini. Tapi kami masih ada Piala FA yang harus dituntaskan,” tambahnya. Di tengah euforia, City kembali berlaga di babak kelima Piala FA. The Citizen akan melawat ke Stadion Hillsborough, kandang Sheffield Wednesday, dini hari nanti. (Siaran langsung RCTI/Bein Sport 1 Pukul 02.45 WIB). Berlaga di kandang tim League One, City sudah menyiapkan langkah untuk berpesta gol. Apalagi mereka punya sejarah bagus dimana selalu menang dalam enam bentrokan terakhirnya melawan The Owls, julukan Sheffield. Nah, bagi Pep, Sheffield bisa menjadi lawan mudah bagi para pemain pelapis. Ini tentu menjadi pelecut semangat pasukan The Citizens untuk bisa memastikan langkahnya ke Wembley Stadium, venue Final Piala FA. Melihat fakta tersebut, Pep tampaknya akan memasang strategi berbeda yakni dengan mengandalklan sejumlah pemain pelapis di dalam starting XI nanti. Melihat padatnya jalan matchday, Pep mengindikasikan akan menurunkan skema bayangan seperti memasukkan winger sayap Bernardo Silva sebagai target man. Di kubu Sheffield, tak terlihat rasa gentar meski harus menghadapi tim penuh bintang seperti Manchester City. Mereka juga antusias bisa head to headmelawan juara bertahan Premier League itu. “Ini menjadi sebuah kesempatan besar bagi semua orang yang ada di klub. Kami tak kesulitan membagi fokus antara Liga dan Piala (FA). Karena kami tahu seberapa penting Premier League itu,” tegas manajer Sheffield, Garry Monk di laman resmi klub. Secara khusus Monk memecut mental skuadnya untuk bertarung maksimal di laga nanti.”Karena ada banyak pemain hebat yang bahkan belum punya kesempatan untuk meraih tiket final di kompetisi ini,” sambung dia. Dengan dukungan penuh sekitar 40 ribu suporter, Monk yakin semangat klub berloho burung hantu itu akan semakin terlecut. Bagaimanapun, suporter adalah ‘doping’ bagi para pemain The Owls setiap kali bertanding. “Apapun hasilnya pada nanti malam, saya tahu persis mereka (pemain) tak akan berubah. Ini sebuah apresiasi bagi mereka yang telah meraih dan tampil di panggung sekelas Piala FA,” pungkasnya. (fin/tgr)

Sumber: