Juventus vs Milan: Biarlah Turin Menjadi Saksi

Juventus vs Milan: Biarlah Turin Menjadi Saksi

TURIN - Laga Juventus kontra Milan menjadi semifinal ketiga Coppa Italia paling mendebarkan sejak dua dekade lalu (musim 2000-2001). Namun euforia kali ini berbeda. Tribun penonton Allianz Stadium, Turin, hanya akan diisi penonton tuan rumah saja. Merebaknya Virus Corona di Regional Lombardia termasuk Kota Milan, memaksa para pendukung yang berasal dari kota mode tersebut dilarang datang ke Turin. Sebagaimana dilansir dari Football Italia, tim tuan rumah juga mendapat pengawasan kesehatan yang ketat. Adalah hal yang wajar jika Bianconerri - julukan Juventus - meminta para pendukungnya agar datang lebih cepat di hari pertandingan. Hal ini dilakukan agar kartu identitas mereka bisa diperiksa dengan hati-hati. Laga ini bak ajang hiburan bagi para suporter usai penundaan sejumlah laga Serie A. Total ada 10 pertandingan Serie A di Italia ditunda selama dua pekan terakhir karena virus. Termasuk Derby d'Italia antara Juventus versus Inter. Selain itu, laga ini jauh dari kesan istimewa. Striker kontroversial Milan, Zlatan Ibrahimovic mendapatkan skorsing sementara Cristiano Ronaldo harus terbang ke kampung halamannya, Madeira, Portugal usai mendapat kabar sang ibu terserang stroke. Kendati demikian allenatore Maurizio Sarri tetap membawa pemain terbaiknya dalam laga nanti. Sosok #77 atau Gianluigi Buffon akan dipercaya menjaga lini pertahanan. Bagi Buffon, superioritas Juventus atas Milan di Coppa Italia memang belum terhapuskan sejak musim 2000-2001. (selengkapnya lihat infografis). "Buffon masih piawai berlaga di bawah mistar gawang, meskipun terhalang oleh usia, masa depannya tetap berada di Turin," tulis Calciomercato, kemarin. Kegalauan tidak hanya dirasakan Juventus. Isu internal Milan makin meredam semarak perebutan tiket final dini hari nanti. Ya, Dua direktur AC Milan, Zvonimir Boban dan Paolo Maldini, berada di ambang pintu keluar dari klub di tengah rumor ketertarikan manajemen Rossoneri untuk membajak pemain RB Salzburg Ralf Rangnick. Boban yang kini menjadi Chief Football Officer (CFO) tidak dilibatkan dalam pembelian tersebut. Sama halnya dengan Maldini mengemban tanggung jawab sebagai direktur teknik juga merasa elit Milan mengangkanginya. Semua menjadi goyang jelang laga ini. (fin/tgr)

Sumber: