Liga 1 Masih Sesuai Jadwal

Liga 1 Masih Sesuai Jadwal

BOGOR - Wabah virus Corono yang terus menyebar belum mengancam pertandingan-pertandingan Liga 1 Indonesia 2020 yang baru bergulir pada 29 Februari lalu. Kendati demikian, potensi penyebaran virus lebih besar pada kerumunan massa menjadi atensi bagi PSSI. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku bahwa pihaknya masih menunggu instruksi dari pemerintah terkait hal tersebut. "Kami masih menunggu instruksi dari pemerintah. Kami belum bisa bicara banyak, karena pemerintah belum memberikan peringatan khusus untuk kami dan kami dalam posisi menunggu pemerintah," ujar Iriawan saat melakukan kunjungan ke Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/3) kemarin. "Kami juga telah komunikasi dengan Kemenpora. Mereka juga akan bersurat kepada kementerian kesehatan, untuk bagaimana langkah selanjutnya terkait dengan virus corona ini," sambung pria yang akrab disapa Iwan Bule itu. Meski demikian, Iwan Bule juga mengkhawatirkan Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia yang bakal melakoni laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 menghadapi Thailand di Stadion Rajamangala, Bangkok, 26 Maret 2010. Namun, sekali lagi Iwan Bule menegaskan bahwa pihaknya tetap menunggu arahan dari pemerintah. "Kami masih menunggu dari pemerintah, berkaitan timnas juga yang bakal beragkat ke Thailand, kalau pemerintah melarang kami tidak berangkat, tentu akan kami ikuti. Tentu ini tidak ada masalah baik aturan yang ada di FIFA, AFF ataupun AFC," tegas Iwan Bule. Dampak dari kasus tersebut, otoritas sepak bola di Thailand dan Vietnam sudah mengeluarkan aturan khusus terkait bahaya penyebaran Virus Corona. Kedua liga di negara tersebut dipastikan tetap bergulir, dengan catatan tanpa penonton. Sementara itu, Manajer Media dan Hubungan Publik PT Liga Indonesia Baru (LIB), Hanif Marjuni mengatakan bahwa hingga saat jadwal laga Liga 1 belum terganggu dengan wabah virus tersebut. "Sejauh ini masih sesuai jadwal. Akan tetapi, kita masih menunggu perkembangannya ke depan," tegas Hanif. Selain itu pelatih Arema FC, Mario Gomez mengaku menghormati seluruh keputusan terkait penyelenggaraaan Liga 1 Indonesia 2020. Baginya, yang terpenting seluruh pemainnya temasu staff pelatih aman dari virus mematikan tersebut. "Bagusnya, kita harus berhati-hati tentang ini. Kalau sampai dihentikan atau tanpa penonton, tentu tidak bagus bagi tim jika laga tanpa suporter. Kami tidak tahu tentang corona, itu bukan keputusan kami. Kalau kami tetap melanjutkan kerja, kalau liga berhenti, oke berhenti. Kalau lanjut, ya ok," tutur Gomes usai pertandingan Arema menghadapi Tira-Persikabo. Sejauh ini, Presiden FIFA, Gianni Infantino memaklumi jika ada pertandingan sepak bola yang ditunda akibat dampak vierus corona tersebut. Menurutnya, hal itu tentunya baik bagi keselamatan dan juga salah satu cara untuk meminimalisiri penyeberan dari virus corona. "Bila pertandingan harus ditunda atau dimainkan tanpa penonton sampai selesai, maka kita harus melakukannya," tegas Gianni. Sebagai informasi, Liga 1 Indonesia 2020 sendiri barus saja menyelesaikan pekan pertamanya pada Senin (2/3) kemarin dengan pertandingan terakhir Tira Persikabo meghadapi Arema FC di Stadion Pakansari. Selanjutnya, Liga 1 Indonesia akan menggelar laga pekan kedua pada Jumat (6/3) sampai Senin (9/3) depqn. Terdapat dua pertandingan yang bakal berlangsung sengit yakni Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya dan Arema FC berjumpa Persib Bandung. (gie/fin/tgr)

Sumber: