Harga Masker Melambung Tinggi, Nafa Urbach Pertanyakan Rasa Empati

Harga Masker Melambung Tinggi, Nafa Urbach Pertanyakan Rasa Empati

JAKARTA - Mewabahnya virus corona atau Covid-19 di Indonesia membuat pedagang nakal memanfaatkan situasi ini dengan menaikkan harga masker yang tidak masuk akal. Pasalnya, aktris Nafa Urbach dibikin kaget harga masker di supermal melambung tinggi. Lantas mantan istri Zack Lee itu mempertanyakan rasa perikemanusiaan atas ulah pedagang nakal itu. "Harga masker melambung . Mana perikemanusiaanmu hei kawan !!!" tulis Nafa Urbach, Selasa (3/3). Perempuan kelahiran Magelang, 15 Juni 1980 itu menasehati seharusnya dalam kondisi demikian justru harus memiliki rasa empati terhadap sesama.

BACA JUGA: Menkes: Tidak Ada yang Ditutupi, Vaksinnya Memang Belum Ada

"Hrusnya dlm masa seperti ini itulah dimana hati kita diuji, empati kita teruji bukan malah duitin yg harusnya bisa memberkati !!," sambung dia. Lanjut dia, kembali mempertanyakan hati nurani para pedagang nakal. Sebab kasihan rakyat kecil atas kenaikan yang sudah sangat keterlaluan itu. "Dr harga 50K bisa jadi 550k , sudah menjadi gilakah nurani , bagaimana rakyat kecil bisa dibagi dan membeli ????? Jangan serakah plss," ucapnya mengingatkan. Pun dengan komedian Aming geram dengan harga masker yang naik secara signifikan. "Makanya digratisin jangan dimahalin. #sidakpasar #maskerrasalamborghini #antishargaartis," tulis Aming di akun Instagramnya. Aming mengingatkan, bagi orang yang sehat tidak perlu memakai masker. "FAKTUAL! Yg sehat g usah pake masker! Sy dr kmaren2 udah baca artikel ini..krn scr isi InsyaAlloh sudah bs dipertanggungjwbkn...saya berani share skrg," kata Aming. Meski begitu, mantan suami Evelyn tidak melarang orang-orang yang ingin memakai masker. Hal itu merupakan hal yang lumrah mengingat polusi di Indonesia terutama di Jakarta sangat tinggi. "Tp klo mau pake masker jg gpp...secara dimn mn skrg bnyk polusi...khususnya jkt ..jd pake jg gpp kok sesuai kebutuhan dan urgensinya Penting! Dibaca yaaa Thx Thian @amrazing," ucapnya. Sementara itu, aktris sekaligus anggota DPR Komisi VI, Tommy Kurniawan meminta pedagang untuk tidak memanfaatkan situasi mewabahnya virus corona mencari keuntungan. "Tentang harga masker jika benar melambung, mestinya itu tidak terjadi. Masyarakat sedang kesulitan dan membutuhkan masker yang menjadi salah satu langkah pencegahan virus corona. Sebaiknya, harga dipasaran tetap stabil agar daya beli masyarakat tetap terjangkau," katanya ditemui di Jakarta, Selasa (3/3). Dia juga meminta pemerintah untuk bergerak cepat dalam menangani virus corona. "Kita doakan korban yang dinyatakan positif virus corona secepatnya diberikan kesembuhan. Kita dukung pemerintah untuk menanganinya sesuai dengan standar dunia yang sudah ada, agar penanganannya tepat dan baik hasilnya," ujarnya.

BACA JUGA: Kondisi Terkini Dua Pasien Positif Corona, Ini Kata Dirut RSPI

Soal berita hoaks virus corona, dia juga meminta masyarakat untuk pintar-pintar menyaring informasi. Dan, jangan men-share bila tidak dilakukan cek dan croscek terlebih dahulu. "Dan yang terpenting, jangan ada penyebaran informasi hoaks yang membuat ketakutan dan keresahan di tengah masyarakat. Hoaks ini juga harus segera diatasi supaya masyarakat lebih tenang dan bisa melaksanakan anjuran yang baik dalam menjaga kesehatan diri dari orang-orang professional di bidangnya,"pungkasnya. Seperti diketahui, ada dua warga negara Indonesia asal Depok yang dinyatakan positif corona. Saat ini, dua orang tersebut sudah dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Sedangkan, di Cianjur, Jawa Barat, ada seorang yang diduga positif corona dan meninggal dunia saat hasil pemeriksaan belum keluar.(din/fin)

Sumber: