CHEALSEA KUBUR MIMPI LIVERPOOL

CHEALSEA KUBUR MIMPI LIVERPOOL

JAKARTA – Usai bermain di Stamford Bridge, official dan tim Chelsea tertawa lepas. Si biru mampu mengubur mimpi Liverpool melangkah lebih jauh di Piala FA lewat kemenangan 2-0 pada babak 16 besar di Stamford Bridge, Rabu (4/3) dini hari. Dua gol diciptakan Willian Borges da Silva di menit 13’ dan Ross Barkley pada menit 64’. Kemenangan ini tidak terlepas dari taktik jitu yang diterapkan sang arsitek Frank Lampard yang memakai dua taktik berbeda yakni 3-4-2-1 di babak pertama dan 4-3-3 di babak kedua. Aplous publik London pun untuk kecerdikan Franky—julukan Frank Lampard pada laga yang berlangsung ketat itu. [caption id="attachment_439480" align="alignleft" width="2560"] Persaingan lini tengah terjadi. Gelandang Chelsea Mason Mount mengejar Takumi Minamino. (Foto Glyn KIRK / Afp)[/caption]   ’’Saya berharap melawan mereka yang sebelumnya. Tapi mereka kandas dulu di kandang kami,’’ gurau Lampard seperti dilansir Football London. Kedua tim menurunkan kekuatan yang berbeda di laga ini. Chelsea menurunkan skuat terbaik sementara Liverpool menurunkan mayoritas pemain cadangan. Mohamed Salah dan Roberto Firmino disimpan di bangku cadangan. Tercatat hanya Sadio Mane, Virgil van Dijk, Andy Robertson, dan Fabinho, pemain reguler yang menghiasi line up. [caption id="attachment_439481" align="alignleft" width="2560"] Pertandingan keras. Bek Chelsea Marcos Alonso sampai harus melompat menghalangi pergerakan striker Chelase Senegal Sadio Mane. (Foto Glyn KIRK /Afp)[/caption] [caption id="attachment_439474" align="alignleft" width="1381"]Striker Chelsea Prancis Olivier Giroud (kiri) bentrok dengan bek Liverpool Belanda Virgil van Dijk (Foto: Glyn Kirk/Afp) Striker Chelsea Prancis Olivier Giroud (kiri) bentrok dengan bek Liverpool Belanda Virgil van Dijk (Foto: Glyn Kirk/Afp)[/caption] Prediksi Pandit Sky Sports yang juga mantan bek Liverpool Jamie Carragher terbukti. Klopp bakal menelan hasil negatif seandainya menurunkan komposisi starting XI fringe dini hari nanti. Sebab, Chelsea yang dikalahkan 1-2 oleh The Reds di Stamford Bridge pada matchweek keenam (23/9/2019) pasti sudah jauh berbeda. ’’Kemenangan sebelumnya terjadi karena Frankie masih mencari jati diri dalam timnya,’’ ungkap Carra, sapaan akrab Carragher. Bahkan sebagaimana yang diungkapkan penulis buku taktik Zonal Marking dan The Mixer, Michael Cox, dalam kolom di The Athletic, Lampard mungkin meniru taktik pelatih Watford Nigel Pearson, yaitu 6-3-1. ’’Bukan formasi lumrah. Namun, skema itu bisa menghindari pressing yang dibuat Liverpool dan menghasilkan serangan balik supercepat,’’ tulis Cox. [caption id="attachment_439478" align="alignleft" width="1275"] Ditempel ketat, gelandang Chelsea Billy Gilmour berupaya mengejar striker Liverpool Sadio Mane (Foto Oleh Glyn Kirk / Afp)[/caption] Ya, keputusan Jurgen Klopp harus dibayar mahal. Chelsea yang tampil di depan publiknya bermain penuh semangat untuk menyingkirkan tim pemuncak klasemen Liga Inggris itu. The Blues berhasil memecah kebuntuan di menit ke-13 lewat aksi Willian memanfaatkan kesalahan lini belakang. Mendapat bola liar di depan kotak penalti, winger asal Brasil itu tanpa ampun melepaskan tembakan keras. Bola sebenarnya mengarah ke tengah tapi kiper cadangan Liverpool Adrian salah antisipasi dan membuat bola masuk ke dalam gawang. Liverpool mencoba bangkit dan mencetak gol balasan. Tapi, usaha yang dilakukan kerap kandas berkat pertahanan disiplin skuat arahan Frank Lampard. Peluang terbaik Liverpool terjadi di menit ke-22. Sayang, tembakan beruntun dari Mane, Divock Origi, dan Curtis Jones masih mampu dimentahkan Kepa Arrizabalaga yang tampil cemerlang. Chelsea nyaris menggandakan skor di menit ke-63 jika tendangan bebas Mason Mount turun sedikit lagi. Adrian beruntung, tembakan Mount masih membentur mistar gawangnya. [caption id="attachment_439479" align="alignleft" width="1548"] Langkah Joe Gomez tepat. Bomber Chelsea Olivier Giroud nyaris sulit bergerak karena mendapat pengawalan. (Foto: Glyn KIRK / Afp)[/caption] Semenit berselang, gawang Adrian akhirnya bobol untuk kali kedua. Tendangan keras Ross Barkley ke arah pojok kanan tak mampu dibendung sang kiper. Tiga menit kemudian, tim London Barat nyaris menambah pundi-pundi golnya melalui Pedro. Tapi, tembakan Pedro masih bisa diblok Adrian. Olivier Giroud juga punya kans di menit ke-74 tapi tembakannya masih membentur mistar gawang. Klopp baru memainkan Salah di menit ke-80. Namun, keputusan yang tak mampu menghindari Liverpool dari kekalahan 0-2 di pengujung laga. (ful/fin)   Susunan Pemain Chelsea: Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta (c), Antonio Rudiger, Kurt Zouma, Marcos Alonso; Mateo Kovacic, Billy Gilmour, Ross Barkley; Willian, Olivier Giroud, Pedro. Liverpool: Adrian; Neco Williams, Joe Gomez, Virgil van Dijk, Andy Robertson; Adam Lallana, Fabinho, Curtis Jones; Takumi Minamino, Sadio Mane, Divock Origi.  

Sumber: