Pria Ini Nekat Buka Pintu Darurat saat Pesawat Dalam Perjalanan

Pria Ini Nekat Buka Pintu Darurat saat Pesawat Dalam Perjalanan

CHICAGO- Sebuah pesawat American Airlines yang dalam penerbangan dari Chicago menuju Dallas, terpaksa melakukan pendaratan darurat setelah seorang penumpang mencoba membuka pintu keluar darurat di tengah perjalanan. American Airlines dengan nomor penerbangan 2300 itu meninggalkan Bandara Internasional O'Hare pada hari Selasa kemarin. Kurang dari 45 menit dalam perjalannnya ke Bandara Internasional Dallas, pesawat kemudia kembali ke St. Louis, Missouri. "Karena terdapat penumpang yang tidak bisa diatur. Yang tidak dikenal identitasnya," kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan, dilansir abcnews, Kamis (5/3). "Dia mulai datang di pintu (darurat)," kata penumpang Jonathan Cowan kepada ABC News. "Dia hanya memiliki mata yang melolot. Benar-benar tidak ada ada emosional," Beruntung, pintu yang dipaksa untuk dibuka, tidak terbuka. Para ahli maskapai mengatakan bahwa pintu darurat disimpan tertutup selama penerbangan dengan tekanan kabin di dalam pesawat. Melihat aksinya yang memaksa membuka pintu, para penumpang dengan cepat mencegahnya. "Aku membuatnya jatuh ke tanah, menyematkannya," kata Cowan. "Beberapa pria lain mendukung saya dan membantu menjebaknya." Akibta insiden tersebut, pesawa terpaksa kembali dan melakukan pendaratan darurat di St. Louis, Missouri. "Pesawat mendarat dengan selamat dan penegak hukum menemuinya pada saat kedatangan," kata American Airlines dalam pernyataannya. "Tidak ada cedera pada penumpang atau anggota kru. Kami berterima kasih kepada anggota kru kami atas tindakan cepat mereka untuk memastikan keselamatan semua orang di atas pesawat dan memberikan perawatan yang sangat baik kepada pelanggan kami dalam situasi yang sulit." Pria tersebut diikat dan ditahan hingga pesawat mendarat di St. Louis. Video yang dibagikan oleh para penumpang menunjukkan pria tak dikenal itu ditahan oleh pihak berwenang dan kemudian dipindahkan dari pesawat di St. Louis. Seorang juru bicara FBI di St. Louis mengatakan bahwa agen tersebut telah berkoordinasi dengan polisi bandara selama insiden itu dan tidak ada yang ditangkap. Pria itu dibebaskan tanpa tuduhan. "Tidak ada hubungan dengan terorisme atau kegiatan kriminal," kata juru bicara itu kepada ABC News. (dal/fin)

Sumber: