Tanpa Penonton, Inter Milan Babak Belur Dihajar Nyonya Tua

Tanpa Penonton, Inter Milan Babak Belur Dihajar Nyonya Tua

TURIN – Meski bermain tanpa penonton akibat wabah Virus Corona, Juventus meraih kemenangan penting 2-0 atas rival mereka Inter Milan. Gol dilesakan Aaron Ramsey dan Paulo Dybala, pada laga yang berlangsung Senin (9/3) dini hari. Hasil buruk tim besutan Antonio Conte ini, secara jelas menunjukan mereka masih di bawah La Veccia Signora—julukan Juventus. Ini dapat dilihat dari catatan rekor pertemuan, hingga statistik laga. Baca juga: Bentrok Juventus-Inter Digelar Senin Dini Hari Dampak kekalahan ini, jelas membuat kondisi Inter Milan semakin berat untuk mengejar tropi Scudetto, dibandingkan Lazio yang terus menempel ketat Sang Jawara dari Kota Turin itu. [caption id="attachment_440650" align="alignleft" width="696"]Gelandang Juventus Aaron Ramsey menghadang pergerakan pemain depan Inter Milan  Lautaro Martinez. (Foto Afp) Gelandang Juventus Aaron Ramsey menghadang pergerakan pemain depan Inter Milan Lautaro Martinez. (Foto Afp)[/caption] [caption id="attachment_440651" align="alignleft" width="696"]Striker Juventus Paulo Dybala melakukan selebrasi usai mencetak gol. Striker Juventus Paulo Dybala melakukan selebrasi usai mencetak gol.[/caption] Sebelum bertandang ke Allianz Stadium, Antonio Conte memang kelabakan dalam meramu timnya. Ini terjadi setelah Diego Godin absen akibat cerdera. Baca juga: Inter Takut Lawan Juventus Sementara Christian Eriksen tidak mampu menunjukan kelasnya setelah masuk di babak kedua. Lini belakang makin pincang setelah, Stefano Sensi dan Victor Moses cedera. [caption id="attachment_440652" align="alignleft" width="696"] Pelatih Inter Milan Antonio Conte memberikan instruksi di tepi lapangan. (Foto: Afp)[/caption] Berbeda dengan apa yang dilakukan Alenatore Juventus, Maurizio Sarri. Dengan berani ia membuat keputusan mengejutkan, dengan tidak memainkan Miralem Pjanic. Sedangkan Paulo Dybala dimainkan di babak kedua. Perannya digantikan Douglas Costa. ”Pertandingan begitu ketat di babak pertama. Tapi setelah turun minum, tim sudah bisa menjalankan ritme dengan tepat. Ini yang kita inginkan, dan sulit rasanya Inter Milan bisa mengejar kami,” singkat Sarri kepada Football Italia. Sementara itu, laga menghadapi Inter Milan, menjadi moment penting bagi Cristiano Ronaldo. Laga ini merupakan laga ke-1.000 dalam penampilan sebagai pemain sepakbola profesional. [caption id="attachment_440653" align="alignleft" width="696"]Cristiano Ronaldo melesakan tendangan bebas. (Foto Afp)  Cristiano Ronaldo melesakan tendangan bebas. (Foto Afp)[/caption] [caption id="attachment_440654" align="alignleft" width="683"] Gaya Cristiano Ronaldo dalam mengontrol si kulit bundar (Foto: Afp)[/caption] [caption id="attachment_440655" align="alignleft" width="696"] Heading Cristiano Ronaldo terhalang Matias Vecino (Foto: Afp)[/caption] Bintang Portugal itu sudah melewati 999 pertandingan dan penampilan ke-75 CR7 untuk sejak bergabung di musim panas 2018 dengan Juventus. Sebelumnya Ronaldo tampil 438 kali untuk Real Madrid dari 2009 hingga 2018, mencetak 450 gol. Sementara saat berkostum Manchester United, ia memainkan 292 pertandingan, mencetak 118 gol. (ful)   Juventus: Szczesny; Cuadrado, De Ligt, Bonucci, Alex Sandro (De Sciglio 77); Ramsey, Bentancur, Matuidi; Douglas Costa (Dybala 60), Higuain (Bernardeschi 80), Cristiano Ronaldo. Pelatih: Maurizio Sarri   Inter Milan: Handanovic; Skriniar, De Vrij, Bastoni; Candreva (Gagliardini 74), Vecino, Brozovic, Barella (Eriksen 60), Young; R Lukaku (Alexis Sanchez 77), Lautaro Martinez Pelatih: Antonio Conte  

Sumber: