Perusahaan Biofarmasi di Kanada Klaim Obat Virus Corona Temuannya Siap Diuji

Perusahaan Biofarmasi di Kanada Klaim Obat Virus Corona Temuannya Siap Diuji

KANADA - Sebuah perusahaan biofarmasi Medicago yang berbasis di Quebec City, Kanada, mengklaim telah memproduksi vaksin COVID-19 kurang dari tiga minggu setelah menerima urutan genetik virus corona. Dilansir Daily Star, Jumat (13/3), perusahaan medis itu mengklaim vaksin potensial tersebut akan siap untuk diuji pada manusia hanya dalam beberapa minggu. Setelah menerima urutan genetik coronavirus 20 hari yang lalu, mereka telah mulai mengembangkan obat untuk penyakit yang mirip flu tersebut. CEO Medicago, Bruce Clark mengatakan begitu obat itu disetujui, mereka dapat menghasilkan hingga 10 juta dosis sebulan. Sejauh ini, hampir 135.000 kasus COVID-19 telah dikonfirmasi di seluruh dunia, dan total 4.983 pasien telah meninggal. Vaksin ini tentunya memerlukan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sebelum dapat diberikan kepada pasien. Bruce pun berharap vaksin tersebut akan tersedia pada bulan November. Medicago bukan laboratorium pertama yang mengklaim telah menemukan obat untuk virus corona, kan tetapi Bruce mengatakan teknik perusahaannya sudah efektif dalam memproduksi vaksin untuk flu musiman, dia mengklaim kalau obatnya lebih dapat diandalkan dan lebih mudah untuk diukur daripada vaksin sebelumnya. "Ada beberapa orang lain yang mengklaim bahwa mereka memiliki obat untuk virus corona, tetapi teknologi mereka berbeda. vaksin berbasis RNA atau DNA yang belum terbukti dalam indikasi apa pun," kata Bruce. Bruce mengatakan timnya mampu memproduksi vaksin dengan sangat cepat karena mereka menggunakan tanaman untuk menanam protein vaksin, bukan telur ayam, yang lebih umum digunakan. Medicago tidak bekerja dengan virus hidup untuk menciptakan obatnya melainkan memasukkan urutan genetik ke dalam bakteri tanah. "Itulah perbedaan antara kita dan metode berbasis telur," tandasnya.(nie/fin)

Sumber: