Kaitan antara Berjalan Kaki dan Risiko Diabetes pada Wanita

Kaitan antara Berjalan Kaki dan Risiko Diabetes pada Wanita

JAKARTA - Lebih dari 400 juta orang di dunia hidup dengan diabetes, dan obesitas adalah salah satu penyebab mengapa kondisi ini begitu mendunia.  Namun tahukah Anda, hanya dengan berjalan rutin setiap harinya selama sembilan tahun, khususnya pada mereka yang sudah paruh baya, risiko kondisi ini dapat dipangkas setidaknya hingga 43 persen.  “Benefit dari olahraga, khususnya jalan kaki, telah dipelajari secara mendalam dalam beberapa tahun terakhir ini. Dan ada alasannya mengapa melangkah lebih dari 10 ribu langkah dalam sehari itu bagus (untuk kesehatan),” kata David DaPrato, DPT, seperti dikutip Healthline.  Studi ini sendiri mempelajari data 1.923 partisipan dari studi lain berjudul, “Coronary Artery Risk Development in Young Adults (CARDIA)”, dan melibatkan mereka yang berusia di antara 34-60 tahun.  Dari situ ditemukan bahwa, mereka yang memiliki aktifitas berjalan kaki paling tinggi, punya 61 persen kemungkinan terhindar dari obesitas di kemudian hari, dibandingkan mereka yang berjalan kaki lebih sedikit, khususnya pada mereka kaum wanita.  Sayangnya, studi ini tidak menunjukan bagaimana efek berjalan kaki pada pria, dan kaitannya dengan risiko obesitas di kemudia hari.(ruf/fin)  

Sumber: